Stok Menipis, Pemerintah Akan Impor Beras 500 Ribu Ton

Rabu, 15 Maret 2023 - 19:27 WIB
loading...
Stok Menipis, Pemerintah...
Buruh pelabuhan menurunkan beras impor asal Vietnam dari kapal kargo di Pelabuhan Malahayati, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Kamis (5/1/2023). FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan kembali impor beras karena stok di gudang Bulog menipis. Rencananya pemerintah akan mengimpor beras sebanyak 500 ribu ton.

"Kemarin rapat dipimpin presiden kita sudah memutuskan kapanpun diperlukan kita bisa masuk lagi impor sebanyak 500 ribu ton. Karena stok Bulog itu biasanya 2,2 juta ton sekarang kalau saya nggak salah mungkin tinggal 300 ribu ton," ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat rapat bersama Komisi VI DPR, di Jakarta, Rabu (15/3/2023).

Baca Juga: Harga Beras Mahal, Dirut Bulog Sebut Ada Oknum yang Menguasai Pasar

Menurut dia impor beras tersebut penting untuk meredam gejolak harga menjelang ramadan. Lebih lanjut, harga beras hingga saat ini juga belum berhasil diturunkan.

Berdasarkan laporan, kenaikan harga beras sudah mencapi Rp1.000 per kilogram (kg) dan harga gabah telah mencapai Rp6.000 per kg. "Beras ini belum berhasil kita turunkan sampai hari ini. Bahkan cenderung bisa naik," jelasnya.

Sebab itu, saat rapat kerja bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) apabila kondisi harga tetap tinggi maka pemerintah akan mengambil kebijakan impor beras 500 ribu ton.

Lihat Foto: Beras Impor Asal Vietnam Tiba di Aceh

"Walaupun berat terasa, ini sebenarnya saya tidak setuju impor. Impor itu karena kita tidak ada pilihan maka diputuskan kembali 500 ribu ton kapanpun diperlukan," kata dia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Produksi RI Minus 2,8...
Produksi RI Minus 2,8 Juta Ton, Harga Beras Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved