Demand Harus Dicreate, Jika Tidak Kelonggaran Kredit Sepi Peminat
Jum'at, 17 Juli 2020 - 22:31 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Bank Indonesia Proyeksi Pertumbuhan Kredit 2020 Melemah )
Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan, kondisi perbankan Indonesia dinilai masih lebih baik jika dibandingkan dengan krisis tahun 1998 silam. Karena berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan per Mei 2020, rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% atau di atas ambang batas normal, yaitu 8%.
“Kalau dilihat secara industri, kondisi kita jauh lebih baik dibandingkan 97-98 ataupun 2008,” kata Destry dalam diskusi virtual, hari ini.
Dia menjelaskan, pihaknya telah menurunkan nilai tingkat suku bunga hingga ke level 4%. “Sejauh ini sudah menurunkan 175 basis poin, tapi memang transmisi di perbankannya masih lambat, jadi kita sudah menurunkan 175 bps tapi suku bunga kredit baru turun sekitar 74 basis poin," ujarnya.
Sebelumnya, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan, kondisi perbankan Indonesia dinilai masih lebih baik jika dibandingkan dengan krisis tahun 1998 silam. Karena berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan per Mei 2020, rasio kecukupan permodalan (CAR) perbankan sebesar 22,16% atau di atas ambang batas normal, yaitu 8%.
“Kalau dilihat secara industri, kondisi kita jauh lebih baik dibandingkan 97-98 ataupun 2008,” kata Destry dalam diskusi virtual, hari ini.
Dia menjelaskan, pihaknya telah menurunkan nilai tingkat suku bunga hingga ke level 4%. “Sejauh ini sudah menurunkan 175 basis poin, tapi memang transmisi di perbankannya masih lambat, jadi kita sudah menurunkan 175 bps tapi suku bunga kredit baru turun sekitar 74 basis poin," ujarnya.
(akr)
Lihat Juga :