Respons Krisis Bank di AS, The Fed Kerek Suku Bunga Tertinggi Sejak 2007

Kamis, 23 Maret 2023 - 09:36 WIB
loading...
Respons Krisis Bank...
The Fed merespons kebijakan krisis sejumah bank di AS dengan menaikkan suku bunga acuan. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Federal Reserve memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) atau 0,25% pada pada kisaran 4,75%-5% mencapai level tertinggi sejak Oktober 2007.

Selain meredam inflasi, kebijakan tersebut juga sebagai respons atas krisis perbankan telah mendorong Bank Sentral AS itu mengambil tindakan darurat paling signifikan sejak awal pandemi.

Baca Juga: Tiga Bank AS Bangkrut, Picu Krisis Keuangan Global?

Mengutip Yahoo Finance, The Fed melaporkan bahwa masalah perbankan dapat menyebabkan kondisi kredit mengetat dan membebani pertumbuhan ekonomi sehingga perlu diantisipasi agar sistem perbankan tetap sehat dan tangguh.

"Perkembangan baru-baru ini cenderung menghasilkan kondisi kredit yang lebih ketat untuk rumah tangga dan bisnis dan membebani aktivitas ekonomi dan inflasi," ujar para pejabat Fed.

Adapun Fed tetap berencana mempertahankan suku bunga puncak untuk tahun ini di kisaran 5%-5,25% sama seperti yang diproyeksikan Desember tahun lalu. Fed melihat tingkat kenaikan lebih tinggi dari 5,25% tahun ini.

Baca Juga: Perdana Beri Pinjaman ke Negara yang Berperang, IMF Bakal Suntik Ukraina Rp236,4 Triliun

Bank Sentral AS itu secara cermat akan terus memantau sejauh mana kebijakan meningkatkan suku bunga berpengaruh terhadap kebijakan moneter. Sebelum terjadi kegagalan sejumlah bank di AS banyak pejabat Fed yang menyerukan agar suku bunga naik di atas puncak 5%-5,25%.

Sementara, Inflasi diperkirakan akan berakhir tahun ini sebesar 3,6%, lebih tinggi dari proyeksi 3,5% tahun lalu. Saat ini, Fed memproyeksikan tingkat pengangguran turun menjadi 4,5% dari 4,6%.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Rekomendasi
Timnas Qatar Hancur-hancuran...
Timnas Qatar Hancur-hancuran di Piala Dunia 2026, Netizen Indonesia Singgung Hukum Karma
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Jawaban untuk Kenyamanan...
Jawaban untuk Kenyamanan Menginap Melalui Pilihan Hotel-Hotel Favorit
Berita Terkini
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Lengkapi Fasilitas Penghuni,...
Lengkapi Fasilitas Penghuni, Club House Dibangun di Citaville Cibubur
PLN Lakukan Pemadaman...
PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Jawa, Ini Penyebabnya
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved