Mengatur Arus Mudik 2023, BPJT Pakai Skema Baru Rekayasa Lalin Jalan Tol
Kamis, 23 Maret 2023 - 12:03 WIB
loading...
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, Danang Parikesit mengatakan, pengaturan rekayasa lalulintas akan dibuat lebih dinamis dibandingkan dengan sebelumnya untuk mendukung kelancaran arus mudik 2023. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit mengatakan, pengaturan rekayasa lalulintas (lalin) akan dibuat lebih dinamis dibandingkan dengan sebelumnya untuk mendukung kelancaran arus mudik 2023 .
Baca Juga: Hary Tanoe Tegaskan Komitmen MNC Group Bantu Kelancaran Arus Mudik 2023
Jika sebelumnya rekayasa lalulintas dialkukan berdasarkan prediksi hari yang menjadi puncak arus mudik. Namun saat ini akan berdasarkan V/C Ratio (Volume/Capacity dan Ratio) kendaraan di jalan tol. Jika menyentuh level tertentu, makan rekayasa lalulintas akan segera dilakukan.
"Kita sediakan data, baik untuk jalan tol ataupun di pelabuhan menggunakan standar V/C Ratio, jadi begitu menyentuh level 0,7, maka akan ada rekayasa lalulintas," kata Danang saat ditemui MNC Portal di usai diskusi bersama INSTRAN di Century Hotel Jakarta, Selasa (23/3/2023).
Baca Juga: Tol Solo-Yogya Beroperasi Fungsional Saat Mudik Lebaran 2023
Danang menjelaskan, setiap peningkatan level V/C Ratio pihaknya akan menyerahkan data ke pihak kepolisian untuk segera menerapkan rekayasa lalulintas. Setiap perubahan level V/C Ratio akan selalu mengalami perubahan rekayasa lalulintas.
Contohnya, pada hari berada di level normal, belum dilakukan rekayasa lalulintas. Kemudian di siang hari volume kendaraan menyentuh angka V/C Ratio, maka pihak kepolisian akan melakukan contra flow. Sedangkan pada sore hari, ternyata volume kendaraan terus bertambah hingga menyentuh level kelipatan V/C Ratio, maka langsung bisa langsung dilakukan one way.
Baca Juga: Hary Tanoe Tegaskan Komitmen MNC Group Bantu Kelancaran Arus Mudik 2023
Jika sebelumnya rekayasa lalulintas dialkukan berdasarkan prediksi hari yang menjadi puncak arus mudik. Namun saat ini akan berdasarkan V/C Ratio (Volume/Capacity dan Ratio) kendaraan di jalan tol. Jika menyentuh level tertentu, makan rekayasa lalulintas akan segera dilakukan.
"Kita sediakan data, baik untuk jalan tol ataupun di pelabuhan menggunakan standar V/C Ratio, jadi begitu menyentuh level 0,7, maka akan ada rekayasa lalulintas," kata Danang saat ditemui MNC Portal di usai diskusi bersama INSTRAN di Century Hotel Jakarta, Selasa (23/3/2023).
Baca Juga: Tol Solo-Yogya Beroperasi Fungsional Saat Mudik Lebaran 2023
Danang menjelaskan, setiap peningkatan level V/C Ratio pihaknya akan menyerahkan data ke pihak kepolisian untuk segera menerapkan rekayasa lalulintas. Setiap perubahan level V/C Ratio akan selalu mengalami perubahan rekayasa lalulintas.
Contohnya, pada hari berada di level normal, belum dilakukan rekayasa lalulintas. Kemudian di siang hari volume kendaraan menyentuh angka V/C Ratio, maka pihak kepolisian akan melakukan contra flow. Sedangkan pada sore hari, ternyata volume kendaraan terus bertambah hingga menyentuh level kelipatan V/C Ratio, maka langsung bisa langsung dilakukan one way.
Lihat Juga :