Serapan Beras Bulog Rendah, Sepanjang Tahun 2023 Baru Capai 50.000 Ton
Jum'at, 24 Maret 2023 - 17:25 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai perbandingan, total beras yang diserap Bulog hingga Maret 2022 sebesar 64.068 ton. Rinciannya, Januari 8.374 ton, Februari 6.992 ton, Maret 48.702 ton.
"Sudah ada serapan, kita tetap melakukan penyerapan dan sudah ada penyerapan, namun dibandingkan tahun lalu angkanya sedikit masih di bawah, tapi dari sisi penyerapan kita menyerap. Jadi kita tetap jalan, sekarang tetap melakukan penyerapan dan angkanya menunjukan kenaikan ya, kenaikan penyerapan," kata dia.
Awaludin mengakui, tingkat serapan beras yang rendah saat ini mempengaruhi stok CBP di gudang Bulog. Karena itu, beras yang nantinya diserap saat puncak panen raya tahun ini langsung didistribusikan ke pasar.
"Bisa jadi karena faktor yang sebelumnya itu kekurangan itu sangat besar, sehingga panen yang sekarang ini agak lebih mengisi pasar, ketimbangan untuk surplus yang diserap oleh Bulog," ucapnya.
"Penyerapan kita adalah di bulan April, Mei mudah-mudahan benar-benar menjadi puncak panen sehingga penyerapan kita bisa maksimal," lanjut dia.
"Sudah ada serapan, kita tetap melakukan penyerapan dan sudah ada penyerapan, namun dibandingkan tahun lalu angkanya sedikit masih di bawah, tapi dari sisi penyerapan kita menyerap. Jadi kita tetap jalan, sekarang tetap melakukan penyerapan dan angkanya menunjukan kenaikan ya, kenaikan penyerapan," kata dia.
Awaludin mengakui, tingkat serapan beras yang rendah saat ini mempengaruhi stok CBP di gudang Bulog. Karena itu, beras yang nantinya diserap saat puncak panen raya tahun ini langsung didistribusikan ke pasar.
"Bisa jadi karena faktor yang sebelumnya itu kekurangan itu sangat besar, sehingga panen yang sekarang ini agak lebih mengisi pasar, ketimbangan untuk surplus yang diserap oleh Bulog," ucapnya.
"Penyerapan kita adalah di bulan April, Mei mudah-mudahan benar-benar menjadi puncak panen sehingga penyerapan kita bisa maksimal," lanjut dia.
(akr)
Lihat Juga :