Bisnis Konten Kuat, Pendapatan MSIN Naik 14% Jadi Rp3,51 Triliun
Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:40 WIB
loading...
A
A
A
Untuk FY-2022, Perseroan memperoleh pendapatan tambahan sebesar Rp423 miliar dari Vision+, superapp SVOD milik Perseroan. Ini merupakan peningkatan 12% YoY dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.
Valencia mengatakan, perseroan juga berhasil mempertahankan kehadirannya yang kuat di platform media sosial seperti YouTube Facebook, dan TikTok. Tahun ini juga menandai peluncuran game pertama MSIN yang disebut "Fight of Legends", yang tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia.
"Game ini diyakini menjadi salah satu katalis utama Perseroan dalam jangka panjang. Selain itu, MSIN juga telah mulai melakukan beberapa produksi dramanya di Movieland, kompleks studio terpadu kami yang berlokasi di Lido, dan kami berharap hal ini pada akhirnya akan semakin meningkatkan efisiensi Perseroan di masa mendatang," ungkapnya.
Adapun beban langsung perseroan naik 13% menjadi Rp2,45 triliun. Peningkatan beban langsung terutama disebabkan oleh peningkatan output produksi konten dan berbagai biaya konten dalam bentuk video, audio, musik, dan teks untuk semua aset digital MSIN.
Di sisi lain, EBITDA telah meningkat sebesar 15% YoY pada 2022 menjadi Rp739 miliar, yang mewakili marjin EBITDA sebesar 21%. Sementara itu, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar untuk tahun 2022, turun 15% YoY
dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan laba bersih secara YoY, terutama disebabkan oleh amortisasi dan depresiasi aset digital (intangible) Perseroan sebesar Rp299,9 miliar di tahun 2022.
Valencia mengatakan, perseroan juga berhasil mempertahankan kehadirannya yang kuat di platform media sosial seperti YouTube Facebook, dan TikTok. Tahun ini juga menandai peluncuran game pertama MSIN yang disebut "Fight of Legends", yang tidak hanya tersedia di dalam negeri, tetapi juga di seluruh dunia.
"Game ini diyakini menjadi salah satu katalis utama Perseroan dalam jangka panjang. Selain itu, MSIN juga telah mulai melakukan beberapa produksi dramanya di Movieland, kompleks studio terpadu kami yang berlokasi di Lido, dan kami berharap hal ini pada akhirnya akan semakin meningkatkan efisiensi Perseroan di masa mendatang," ungkapnya.
Adapun beban langsung perseroan naik 13% menjadi Rp2,45 triliun. Peningkatan beban langsung terutama disebabkan oleh peningkatan output produksi konten dan berbagai biaya konten dalam bentuk video, audio, musik, dan teks untuk semua aset digital MSIN.
Di sisi lain, EBITDA telah meningkat sebesar 15% YoY pada 2022 menjadi Rp739 miliar, yang mewakili marjin EBITDA sebesar 21%. Sementara itu, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp341 miliar untuk tahun 2022, turun 15% YoY
dibandingkan tahun sebelumnya.
Penurunan laba bersih secara YoY, terutama disebabkan oleh amortisasi dan depresiasi aset digital (intangible) Perseroan sebesar Rp299,9 miliar di tahun 2022.
Lihat Juga :