Strategi Bank Lokal Masuki Bisnis Transaksi Internasional

Jum'at, 24 Maret 2023 - 22:23 WIB
loading...
Strategi Bank Lokal...
Singapura menjadi salah satu negara favorit bagi warga Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Merujuk pada laporan yang dikeluarkan oleh Visa Global Travel Intentions, lima negara yang menjadi tujuan favorit masyarakat Indonesia sepanjang tahun 2022 adalah Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, dan Amerika Serikat. Selain untuk tujuan berlibur, banyak mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Baca juga: Djarum Beasiswa Plus Resmi Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berdasarkan data dari UNESCO, delapan negara tujuan favorit mahasiswa Indonesia tahun 2020 adalah Australia, Malaysia, Amerika Serikat, Mesir, Jepang, Inggris dan Irlandia Utara, Jerman, dan Turki. Data tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan mata uang asing sangat tinggi bagi masyarakat Indonesia.

Memasuki tahun 2023, kondisi pascapandemi semakin berangsur membaik sehingga membuat border internasional telah dibuka normal. Situasi ini tentunya membawa angin segar bagi para pecinta traveling atau yang ingin meneruskan pendidikan di luar negeri.

Namun, untuk melakukan semua itu butuh persiapan yang matang, salah satunya menukar mata uang agar dapat digunakan di negara tujuan. Memahami kebutuhan yang tinggi akan mata uang asing, Jenius sebagai solusi life finance menghadirkan fitur Mata Uang Asing untuk memudahkan masyarakat digital savvy melakukan berbagai transaksi internasional dengan lebih simpel, cerdas, dan aman.

Melalui proses digitalisasi, Jenius dari BTPN menghadirkan fitur yang lengkap dan relevan dengan kebutuhan masyarakat digital savvy termasuk dalam melakukan transaksi internasional. Hadirnya fitur Mata Uang Asing memudahkan nasabah untuk dapat membeli, menjual, mengirim, dan menerima mata uang asing langsung dari aplikasi Jenius.

"Saat ini, di Jenius tersedia tujuh Mata Uang Asing, yaitu dolar Amerika Serikat (USD), dolar Singapura (SGD), yen Jepang (JPY), poundsterling Inggris (GBP), dolar Australia (AUD), Euro (EUR), dan dolar Hong Kong (HKD) yang dapat dihubungkan dengan Kartu Debit Utama Jenius (m-Card),” jelas Wakil Direktur Utama Bank BTPN Darmadi Sutanto, dalam keterangannya, Jumat (25/3/2023).

Jenius juga mencatat bahwa Kartu Debit dan Kartu Kredit Jenius Visa telah digunakan dalam 188 mata uang asing di seluruh dunia dengan volume pertumbuhan tahunan untuk transaksi internasional meningkat tiga kali lipat sepanjang tahun 2022 lalu. Penggunaan Kartu Debit Jenius Visa terbanyak adalah di negara Singapura, Inggris, Australia, Amerika Serikat, dan Jepang. Teman Jenius dapat menghubungkan fitur Mata Uang Asing dengan m-Card untuk memudahkan berbagai transaksi internasional baik secara offline atau online.

“Berdasarkan data internal Jenius, sepanjang 2022 transaksi offline di luar negeri yang paling banyak dilakukan oleh teman Jenius dengan menggunakan Kartu Debit Jenius Visa adalah untuk pembelanjaan makanan dan minuman, kebutuhan pokok dan bensin, retail and department store, transportasi, kecantikan dan fesyen,” tambah Darmadi.

Pada kesempatan yang sama, Digital Banking Acquisition, Service & Marketing Head Bank BTPN, Anita Ekasari C. juga menjelaskan banyak kemudahan lainnya yang dihadirkan Jenius untuk membantu masyarakat digital savvy bertransaksi internasional. Pertama adalah Kartu Debit Utama Jenius Visa (m-Card) yang dilengkapi dengan teknologi contactless sehingga dapat digunakan dengan sekali tap ke berbagai merchant dan transportasi di negara tujuan.

Baca juga: Profil H.M. Lukminto, Pendiri Sritex yang Mendunia

"Selain itu dengan menghubungkan fitur Mata Uang Asing dengan m-Card, seluruh transaksi dengan menggunakan m-Card akan langsung memotong saldo akun mata uang asing tersebut, sehingga nasabah terhindar dari naik turunnya konversi nilai kurs. Jenius juga menyediakan simulasi nilai tukar yang dapat dimanfaatkan sebelum melakukan pembelian dan penjualan mata uang asing melalui menu Jenius Help di aplikasi Jenius," kata Anita.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Pelajari Investasi,...
Pelajari Investasi, Mahasiswa Universitas IBA Palembang & Universitas Tazkia Kunjungi MNC Sekuritas
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Libatkan Mahasiswa saat...
Libatkan Mahasiswa saat Kunker, Gibran Dinilai Perkuat Dialog dan Partisipasi Publik
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Rekomendasi
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Mitsubishi Pajero Targetkan...
Mitsubishi Pajero Targetkan Segmen yang Sama dengan Toyota Land Cruiser
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Berita Terkini
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved