WOM Finance Bagikan Dividen Rp17 per Lembar Saham
Kamis, 30 Maret 2023 - 17:07 WIB
loading...
A
A
A
Direktur WOM Finance Cincin Lisa Hadi menambahkan dalam laporan keuangan yang berakhir pada periode 31 Desember 2022, WOMF berhasil melaporkan perolehan total laba bersih sebesar Rp197,60 miliar atau meningkat signifikan sebesar 79,54% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
“Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan yang diperoleh dari produk multiguna jasa MotorKu dan MobilKu serta pembiayaan motor baru dan MasKu. Peningkatan pendapatan didukung oleh kenaikan penyaluran pembiayaan sampai akhir tahun 2022 sebesar Rp4,58 triliun, naik 10,50% dibanding tahun 2021 sebesar Rp4,14 triliun. Sedangkan dari sisi total aset 2022 mengalami pertumbuhan menjadi Rp5,65 triliun naik 9,68% dibandingkan tahun 2021,” sambung Cincin.
Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp1,52 triliun. Nilai tersebut bertumbuh 12,61% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,35 triliun. Di akhir tahun 2022, Return on Assets (ROA) Perseroan berada di angka 5,26% dan Return on Equity (ROE) tercatat 14,09%. Sedangkan Non-Performing Financing (NPF) gross terjaga dengan baik di 1,65%.
Untuk mempertahankan posisi perseroan tetap kuat terutama dalam sisi permodalan, WOM Finance telah menerbitkan obligasi melalui penawaran umum berkelanjutan dengan nama Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022. Jumlah obligasi senilai Rp800 miliar sejalan dengan kebutuhan likuiditas perseroan. WOM Finance juga telah melakukan kerja sama dengan sejumlah perbankan dalam fasilitas pembiayaan modal kerja dengan total nilai sebesar Rp1,99 triliun.
“Sambutan positif dari pasar atas penawaran Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022 merupakan wujud kepercayaan investor terhadap industri perusahaan pembiayaan, khususnya kepada WOM Finance,” ujar Cincin.
“Kinerja tersebut didukung oleh peningkatan pendapatan yang diperoleh dari produk multiguna jasa MotorKu dan MobilKu serta pembiayaan motor baru dan MasKu. Peningkatan pendapatan didukung oleh kenaikan penyaluran pembiayaan sampai akhir tahun 2022 sebesar Rp4,58 triliun, naik 10,50% dibanding tahun 2021 sebesar Rp4,14 triliun. Sedangkan dari sisi total aset 2022 mengalami pertumbuhan menjadi Rp5,65 triliun naik 9,68% dibandingkan tahun 2021,” sambung Cincin.
Sementara itu, total ekuitas perseroan tercatat sebesar Rp1,52 triliun. Nilai tersebut bertumbuh 12,61% dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebesar Rp1,35 triliun. Di akhir tahun 2022, Return on Assets (ROA) Perseroan berada di angka 5,26% dan Return on Equity (ROE) tercatat 14,09%. Sedangkan Non-Performing Financing (NPF) gross terjaga dengan baik di 1,65%.
Untuk mempertahankan posisi perseroan tetap kuat terutama dalam sisi permodalan, WOM Finance telah menerbitkan obligasi melalui penawaran umum berkelanjutan dengan nama Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022. Jumlah obligasi senilai Rp800 miliar sejalan dengan kebutuhan likuiditas perseroan. WOM Finance juga telah melakukan kerja sama dengan sejumlah perbankan dalam fasilitas pembiayaan modal kerja dengan total nilai sebesar Rp1,99 triliun.
“Sambutan positif dari pasar atas penawaran Obligasi Berkelanjutan IV WOM Finance Tahap II Tahun 2022 merupakan wujud kepercayaan investor terhadap industri perusahaan pembiayaan, khususnya kepada WOM Finance,” ujar Cincin.
Lihat Juga :