Bertahan di Tengah Tantangan Berat Industri Semen pada Tahun 2022

Minggu, 02 April 2023 - 11:25 WIB
loading...
Bertahan di Tengah Tantangan...
Tahun 2022 merupakan tahun yang sangat menantang sejumlah industri, termasuk bagi industri semen. Sebab secara keseluruhan, permintaan pasar mengalami penurunan karena minimnya pembangunan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tahun 2022 merupakan tahun yang sangat menantang sejumlah industri, termasuk bagi industri semen . Sebab secara keseluruhan, permintaan pasar mengalami penurunan karena minimnya pembangunan .

Baca Juga: Tanpa DMO Batu Bara, Industri Semen hingga Tekstil Bakal Sempoyongan

Wakil Presiden Direktur Cemindo Gemilang, Vince Indigo mengatakan, di Indonesia sendiri penurunan terjadi sekitar 4%. Begitu juga dengan pasar kedua terbesar Cemindo Gemilang, yakni Vietnam yang mengalami stagnan.

Meskipun begitu, pihaknya tetap bersyukur karena masih mencatatkan pertumbuhan yang baik pada 2022. "Kami bersyukur pendapatan kedua pasar secara keseluruhan pada 2022 masih tercatat tumbuh sekitar 17,02% dibanding 2021," ungkapnya.

Baca Juga: Nestapa Industri Semen di Tengah Pandemi Covid-19

Disampaikan bahwa pertumbuhan tersebut dikontribusi dari kerja sama yang baik dengan distributor hingga pengambilan keputusan yang efektif demi menjangkau pasar yang lebih luas lagi di dalam negeri.

Dirinya membeberkan, terkait kinerja operasional pada tahun 2022 terjadi kenaikan biaya energi dan biaya pengangkutan yang tinggi. Hal ini mengakibatkan biaya penjualan dan Distribusi meningkat tajam pada 2022 dibanding sebelumnya.

Namun hal tersebut bisa teratasi atas keputusan tepat manajemen, yakni dengan mengamankan bahan baku dengan harga yang kompetitif, inovasi produk dan ditambah dengan sedikit kenaikan harga Semen .

Adapun marjin laba kotor mengalami peningkatan dari 25,65% menjadi 26,05%. Sementara laba operasional sedikit menurun dari Rp 1.117 miliar menjadi Rp 1.060 miliar.

"Sementara EBITDA sebesar Rp 1.827 miliar pada 2022 berada pada level yang sama dengan pada 2021," jelas Vince.

Pihaknya juga terus memantau pergerakan utang dan mengoptimalkan biaya keuangan semaksimal mungkin. Hal ini pun berbuah hasil dengan Cemindo dapat mengurangi beban bunganya dari Rp 681 miliar menjadi Rp 628 miliar pada 2022.

Selain itu, ia juga menyampaikan akan terus fokus mengembangkan pasar di Indonesia serta Vietnam dan memantau perkembangan kebijakan dengan tepat. Hal ini didorong dengan adanya upaya pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur.

"Ditambah dengan rilis tekanan inflasi dan suku bunga turun di tahun 2023, kami optimis bahwa kami akan memberikan satu tahun lagi pertumbuhan berkelanjutan di 2023 kepada semua pemangku kepentingan kami," seru Vince.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Mengenal Ferrock, Bahan...
Mengenal Ferrock, Bahan Pengganti Semen Masa Depan
Kokoh Berdiri Berabad-abad,...
Kokoh Berdiri Berabad-abad, Tembok Besar China Punya Perekat Ajaib
Rekomendasi
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
119 Pekebun Morowali...
119 Pekebun Morowali Ikuti Pelatihan Sawit di Palu, Fokus ISPO hingga Pemetaan Kebun
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Transportasi Umum dan Tempat Wisata Gratis juga Berlaku bagi Warga KTP Non-DKI
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved