Bagikan Bansos Beras, Pos Indonesia Targetkan Rampung Sebelum Idul Fitri
Senin, 03 April 2023 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
“Kemarin pun kami sudah melakukan pendistribusian di area Papua. Jayapura, Fakfak, Merauke. Sudah jalan dari kemarin. Program ini untuk seluruh provinsi, termasuk daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terdepan). Kami bersama-sama Bulog mendistribusikan terlebih dahulu di Papua. Pemerintah berharap kami running dulu di wilayah timur,” kata Siti Choiriana yang akrab disapa Ana.
(Baca juga:Pemerintah Terjunkan Tim Selidiki Bansos Beras Dikubur di Depok)
Mekanisme dan metode penyaluran yang ditempuh Pos Indonesia hampir sama dengan penyaluran bansos sebelumnya. “Mekanismenya adalah semua data sudah diputuskan dan sudah ada dan kami akan ikuti data-data itu. Kami akan distribusikan by name, by address. Kami ambil beras dari gudang Bulog, kemudian kami distribusikan kepada para KPM,” ujar Ana.
Untuk kelancaran distribusi, Pos Indonesia selalu berkoordinasi dengan pemda setempat, Bulog, dan aparat TNI-Polri untuk pengamanan. “Tim kami siap di area-area tujuan, melakukan sosialisasi dengan perangkat daerah untuk mempercepat penyaluran karena ini bulan Ramadan supaya kami bersama-sama dapat mendistribusikan dengan lebih baik,” tutur Ana.
Seperti sejumlah penyaluran bansos sebelumnya, Pos Indonesia juga melakukan geo tagging dan akan langsung diunggah di fasilitas dashboard yang juga telah disediakan dan dapat dipantau secara realtime. Dengan dashboard yang reliable pergerakan distribusi bansos dapat dipantau secara akurat dan terpercaya. “Kami selalu melakukan inovasi untuk mendukung pemerintah dan stakeholder,” kata Ana.
Kali ini Pos Indonesia menyiapkan IT infrastructure yang sangat baik sehingga pendistribusian bansos nanti penerimanya akan dimunculkan. Misalnya akan ada foto penerima berikut berasnya, KTP dan KK penerima, sehingga akan masuk ke dalam sistem by name, by address, termasuk geo tagging-nya.
(Baca juga:Pemerintah Terjunkan Tim Selidiki Bansos Beras Dikubur di Depok)
Mekanisme dan metode penyaluran yang ditempuh Pos Indonesia hampir sama dengan penyaluran bansos sebelumnya. “Mekanismenya adalah semua data sudah diputuskan dan sudah ada dan kami akan ikuti data-data itu. Kami akan distribusikan by name, by address. Kami ambil beras dari gudang Bulog, kemudian kami distribusikan kepada para KPM,” ujar Ana.
Untuk kelancaran distribusi, Pos Indonesia selalu berkoordinasi dengan pemda setempat, Bulog, dan aparat TNI-Polri untuk pengamanan. “Tim kami siap di area-area tujuan, melakukan sosialisasi dengan perangkat daerah untuk mempercepat penyaluran karena ini bulan Ramadan supaya kami bersama-sama dapat mendistribusikan dengan lebih baik,” tutur Ana.
Seperti sejumlah penyaluran bansos sebelumnya, Pos Indonesia juga melakukan geo tagging dan akan langsung diunggah di fasilitas dashboard yang juga telah disediakan dan dapat dipantau secara realtime. Dengan dashboard yang reliable pergerakan distribusi bansos dapat dipantau secara akurat dan terpercaya. “Kami selalu melakukan inovasi untuk mendukung pemerintah dan stakeholder,” kata Ana.
Kali ini Pos Indonesia menyiapkan IT infrastructure yang sangat baik sehingga pendistribusian bansos nanti penerimanya akan dimunculkan. Misalnya akan ada foto penerima berikut berasnya, KTP dan KK penerima, sehingga akan masuk ke dalam sistem by name, by address, termasuk geo tagging-nya.
Lihat Juga :