Penambang Batu Bara Ukraina Gali Lebih Dalam untuk Memberi Cahaya dan Panas

Senin, 10 April 2023 - 05:57 WIB
loading...
A A A
"Kami bekerja dengan senyum dan melupakannya. Dan ketika kita pergi, maka kehidupan lain dimulai (untuk kita), kelangsungan hidup dan segala sesuatu yang lain," ungkapnya.

Sementara banyak penambang dari daerah itu bergabung dengan angkatan bersenjata ketika pasukan Rusia menyerbu dan sekarang bertempur di garis depan di Ukraina timur. Hampir ada 150 pekerja terlantar dari daerah penghasil batu bara lainnya di timur bergabung dengan tim di Dnipropetrovsk.

Seorang pria bernama Yurii meninggalkan kota provinsi Vuhledar di Donetsk, dimana tempat ia bekerja sebagai penambang batu bara selama 20 tahun. "Perang, tentu saja, secara radikal mengubah hidup saya," katanya.

"Sekarang tidak mungkin untuk tinggal di sana dan tambang tempat saya dulu bekerja. Hidup dimulai dari awal lagi," ucapnya.

Analis militer Inggris melaporkan pada hari Sabtu bahwa mereka memperkirakan serangan Rusia ditujukan untuk menurunkan jaringan energi Ukraina selama musim dingin melalui serangan rudal dan pesawat tak berawak yang intens "sangat mungkin gagal," dan bahwa situasi energi negara yang diserang akan membaik ketika suhu naik.

Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, bahwa sementara serangan terus berlanjut sejak Oktober, serangan skala besar yang menyebabkan kerusakan infrastruktur yang signifikan mulai berkurang. Operator jaringan Ukraina juga berhasil mendapatkan transformator pengganti dan komponen "penting" lainnya untuk menjaga aliran listrik, kata kementerian itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rekomendasi
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved