Penambang Batu Bara Ukraina Gali Lebih Dalam untuk Memberi Cahaya dan Panas

Senin, 10 April 2023 - 05:57 WIB
loading...
A A A
Negosiasi untuk demiliterisasi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Zaporizhzhia, yang direbut pasukan Kremlin tahun lalu pada awal invasi skala penuh, menemui jalan buntu. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy menentang proposal apa pun yang akan melegitimasi kontrol Rusia atas pembangkit itu, yang merupakan fasilitas energi nuklir terbesar di Eropa.

Pada kapasitas penuh, pembangkit dapat menghasilkan 6.000 megawatt listrik. Operator pabrik Ukraina menutup reaktor terakhir pada bulan September, dengan menerangkan hal itu terlalu berisiko untuk dijalankan sementara Rusia membombardir daerah terdekat.

Penembakan telah merusak pabrik berkali-kali, meningkatkan kekhawatiran kemungkinan krisis nuklir. Rudal Rusia juga mengancam saluran listrik yang diperlukan untuk mengoperasikan peralatan pendingin vital di Zaporizhzhia dan pembangkit nuklir Ukraina lainnya.

Sebelum perang, pemerintah Ukraina berencana mengurangi ketergantungan negara itu pada pembangkit listrik tenaga batu bara, yang berkontribusi terhadap pemanasan global, dan berniat meningkatkan energi nuklir dan produksi gas alam.

"Tetapi ketika serangan Rusia merusak pembangkit listrik termal di tengah musim dingin, batu baralah yang membantu menjaga rumah-rumah Ukraina tetap hangat," kata Oleksandr.

Penambang batubara tidak dapat sepenuhnya mengkompensasi hilangnya energi dari pembangkit listrik tenaga nuklir, tetapi setiap megawatt yang mereka hasilkan memiliki peran dalam mengurangi kesenjangan.

"Kami datang dan bekerja dengan optimisme, berusaha untuk tidak memikirkan apa yang terjadi di luar tambang," kata seorang penambang bernama Serhii.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Rekomendasi
Pilot Air Canada Ini...
Pilot Air Canada Ini Dituduh Terbang selama 17 Tahun Tanpa Lisensi yang Sah
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Hari Ini, Timnas Indonesia...
Hari Ini, Timnas Indonesia vs Australia Berebut Tiket Final di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Berbagai Jenis ETF Sebelum Berinvestasi
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Cicil Emas BSI Makin...
Cicil Emas BSI Makin Diminati, Meningkat Lebih dari 97,90% Setahun
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved