Wall Street Dibuka Turun Awal Pekan, Tertekan Data Pengangguran

Senin, 10 April 2023 - 22:30 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Turun...
Wall Street dibuka turun pada perdagangan awal pekan, Senin (10/4). FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Wall Street dibuka turun pada perdagangan awal pekan, Senin (10/4), setelah data pekerjaan Amerika Serikat (AS) memicu kekhawatiran pasar bahwa bank sentral bakal mengerek suku bunga lanjutan. Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 0,29% di 33.389 S&P 500 (SPX) melemah 0,61% ke 4.079, sedangkan Nasdaq Komposit (IXIC) merosot 0,96% di 11.971.

Tiga top gainers di bawah SPX, antara lain Western Digital menguat 8,62% di USD38,18, Pioneer Natural tumbuh 8,16% di USD225,16, dan Micron naik 8,06% di USD63,28. Sedangkan top losers ditempati SVB merosot 4,88% di USD0,76, Signature Bank turun 4,12% di USD0,16, dan Tesla melemah 4,05% di USD177,56.

Baca Juga: Dibuka Melemah, IHSG Hari Ini Bertengger ke Level 6.790

Data tenaga kerja yang dirilis Jumat lalu (7/4) menunjukkan penurunan tingkat pengangguran menjadi 3,5%. Ini menandai para pengusaha mempertahankan laju perekrutan yang cukup kuat pada periode Maret 2023.

Peningkatan jumlah tenaga kerja dikhawatirkan dapat kembali mendongkrak inflasi, sekaligus berpotensi membuat Federal Reserve kembali meningkatkan suku bunganya.

"Investor masih optimistis bahwa kenaikan inflasi akan berakhir, tetapi data tenaga kerja tampaknya menyisakan ruang untuk setidaknya 25 basis poin sekali lagi," kata Analis Cherry Lane Investments, dilansir Reuters, Senin (10/4/2023).

Baca Juga: IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke 6.771, GOTO Masuk Top Losers

Indikator Fedwatch CME Group menunjukkan sebesar 65% kemungkinan terdapat tambahan 25 bps, sedangkan sisanya percaya bahwa The Fed bakal menahan suku bunga. Sepanjang pekan ini, pelaku pasar akan fokus terhadap data inflasi, baik dari sisi konsumen maupun produsen.

Demikian juga risalah pertemuan The Fed periode Maret, ditambah laporan keuangan bank-bank besar seperti JPMorgan Chase & Co (NYSE:JPM), Citigroup Inc (NYSE:C) dan Wells Fargo & Co (NYSE :WFC).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dibuka Menguat, IHSG...
Dibuka Menguat, IHSG Tembus Level 9.000 Pagi Ini
Prabowo Dua Kali Absen...
Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa Saham, Purbaya Buka Suara
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Tingkatkan Daya Saing,...
Tingkatkan Daya Saing, Wall Street English Indonesia Bangun Komunitas Berbahasa Inggris
Rekomendasi
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Jerman Bantai Curacao...
Jerman Bantai Curacao 7-1, Der Panzer Meledak di Laga Perdana Piala Dunia 2026
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved