Wapres Minta Otoritas Tingkatkan Pengamanan Cegah Penipuan QRIS Kotak Amal
Selasa, 11 April 2023 - 14:28 WIB
loading...
Wapres minta pihak otoritas cegah penipuan lewat QRIS kotak amal. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden ( Wapres ) Ma’ruf Amin ikut merespons aksi penipuan menggunakan barcode QRIS di kotak amal sejumlah masjid di Jakarta. Wapres pun meminta otoritas untuk meningkatkan pengamanan untuk mencegah penipuan tersebut.
Baca juga: Analisis Rekaman CCTV Masjid, Polisi Buru Penipu Modus Tempel Barcode QRIS
Sebelumnya, heboh seorang pria mengganti QRIS kotak amal di salah satu masjid di Jakarta Selatan. Aksi kejahatan tersebut viral dan menjadi sorotan publik di media sosial. Bahkan, penempelan 50 stiker barcode QRIS palsu juga ditemukan di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.
“Yang pertama tentu dari pemilik QRIS masjid-masjid atau siapa saja, dia harus terus mengontrol jangan sampai ada yang menyalahgunakan,” kata Wapres di sela kunjungan kerjanya, Selasa (11/4/2023).
Wapres pun mengharapkan agar otoritas menciptakan pengamanan agar QRIS tidak disalahgunakan untuk penipuan yang berkedok amal seperti saat ini ramai diberitakan. Pihak otoritas diminta menciptakan pengamanan sehingga tak terulang kejadian yang sekarang.
"Kalau seperti sekarang berarti kan kurang aman padahal kita ingin memberikan pelayanan yang lebih baik. Artinya itu inovasi pelayanan lebih mudah lebih baik, tetapi ada risiko yang ternyata ada, bisa diganti oleh (oknum). Oleh karena itu otoritas harus menciptakan (pengamanan) itu akan membahayakan pemilik QRIS itu,” tandasnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan pada kasus dugaan penyalahgunaan QRIS pada salah satu rumah ibadah di Jakarta, pelaku mendaftar sebagai merchant QRIS dengan nama restorasi masjid. Namun merchant tersebut tidak terdaftar sebagai tempat ibadah melainkan merchant reguler.
Baca juga: Analisis Rekaman CCTV Masjid, Polisi Buru Penipu Modus Tempel Barcode QRIS
Sebelumnya, heboh seorang pria mengganti QRIS kotak amal di salah satu masjid di Jakarta Selatan. Aksi kejahatan tersebut viral dan menjadi sorotan publik di media sosial. Bahkan, penempelan 50 stiker barcode QRIS palsu juga ditemukan di Masjid Istiqlal Jakarta Pusat.
“Yang pertama tentu dari pemilik QRIS masjid-masjid atau siapa saja, dia harus terus mengontrol jangan sampai ada yang menyalahgunakan,” kata Wapres di sela kunjungan kerjanya, Selasa (11/4/2023).
Wapres pun mengharapkan agar otoritas menciptakan pengamanan agar QRIS tidak disalahgunakan untuk penipuan yang berkedok amal seperti saat ini ramai diberitakan. Pihak otoritas diminta menciptakan pengamanan sehingga tak terulang kejadian yang sekarang.
"Kalau seperti sekarang berarti kan kurang aman padahal kita ingin memberikan pelayanan yang lebih baik. Artinya itu inovasi pelayanan lebih mudah lebih baik, tetapi ada risiko yang ternyata ada, bisa diganti oleh (oknum). Oleh karena itu otoritas harus menciptakan (pengamanan) itu akan membahayakan pemilik QRIS itu,” tandasnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan pada kasus dugaan penyalahgunaan QRIS pada salah satu rumah ibadah di Jakarta, pelaku mendaftar sebagai merchant QRIS dengan nama restorasi masjid. Namun merchant tersebut tidak terdaftar sebagai tempat ibadah melainkan merchant reguler.
Lihat Juga :