Wall Street Masih Tertatih Imbas Fokus Investor Beralih ke Inflasi

Rabu, 12 April 2023 - 07:10 WIB
loading...
A A A
Dengan kurangnya katalis penggerak pasar, investor menantikan indeks harga konsumen (IHK) hari Rabu untuk setiap bukti bahwa cooldown inflasi yang lama dan lambat berlanjut.

"Ini ketenangan sebelum badai," tambah Detrick.

"Dengan data inflasi yang sangat besar besok, risalah Fed segera keluar dan pendapatan segera tiba, pedagang menunggu dan melihat pendekatan untuk melihat bagaimana data inflasi masuk."

Setiap bulan, analis melihat headline dan core CPI mendingin masing-masing menjadi 0,2% dan 0,4%. Tetapi tahun-ke-tahun, sementara perkiraan konsensus menyerukan penurunan yang signifikan dalam jumlah headline - menjadi 5,2% dari 6,0% - ukuran inti, yang menghapus harga makanan dan energi yang bergejolak, diperkirakan akan meningkat, naik menjadi 5,6% dari 5,5%.

Karena inflasi perlahan-lahan mendingin ke target rata-rata tahunan Fed sebesar 2%, pelaku pasar mengandalkan kemungkinan 67% dari kenaikan suku bunga 25 basis poin pada akhir pertemuan kebijakan moneter bulan Mei, menurut alat FedWatch CME.

"(Kenaikan) 25 basis poin mungkin akan terjadi, dan dimasukkan ke dalam harga saham," kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut.

"Bagaimana mereka memposisikannya untuk pertemuan berikutnya adalah kuncinya, karena begitu banyak orang mengharapkan penurunan ekonomi."

Di luar CPI, investor mengincar musim pelaporan kuartal pertama, yang melonjak dari gerbang awal pada hari Jumat dengan hasil dari tiga bank besar, Citigroup Inc (C.N), JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan Wells Fargo & Co (WFC. N).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Gol Spektakuler Warnai Kemenangan Singapura atas Kamboja
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved