Wall Street Masih Tertatih Imbas Fokus Investor Beralih ke Inflasi

Rabu, 12 April 2023 - 07:10 WIB
loading...
Wall Street Masih Tertatih...
Wall Street berakhir beragam pada perdagangan Selasa (11/4/2023) waktu setempat, setelah kehilangan tenaga di akhir sesi saat investor menanti data inflasi. Foto/Dok
A A A
NEW YORK - Wall Street berakhir beragam pada perdagangan Selasa (11/4/2023) waktu setempat, setelah kehilangan tenaga di akhir sesi saat investor menanti data inflasi dan kick-off tidak resmi musim pelaporan kuartal pertama.

Baca Juga: Desakan AS, Reformasi Bank Dunia Buka Peluang Kenaikan Pinjaman hingga Rp740,9 T

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 98,27 poin atau 0,29% menjadi 33.684,79. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) kehilangan 0,17 poin, pada dasarnya datar di 4.108,94 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 52,48 poin, atau 0,43% menjadi 12.031,88.

Dow Jones (.DJI) ditutup di wilayah positif dengan sektor yang sensitif secara ekonomi seperti industri (.SPLRCI), material (.SPLRCM) dan transportasi (.DJT) memberikan dorongan. Sementara saham teknologi (.SPLRCT) dan megacap yang berdekatan dengan teknologi menarik Nasdaq ke penutupan yang lebih rendah. Pemimpin S&P 500 berakhir pada dasarnya tidak berubah.

"Ketika Anda melihat siklus memimpin, itu berarti kekhawatiran resesi bisa agak berlebihan," kata Ryan Detrick, kepala strategi pasar di Carson Group di Omaha.

Baca Juga: Jurang Resesi di Depan Mata, Bank Dunia Pangkas Proyeksi Ekonomi Global Jadi 1,7%

"Itu pertanda sehat, apa yang tidak Anda harapkan untuk dilihat jika kita langsung menuju resesi."

Saham secara singkat mendapatkan momentum pada sore hari karena Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mendesak kehati-hatian, memperingatkan bahwa Federal Reserve atau The Fed perlu berhati-hati dalam menaikkan suku terlalu agresif dalam upayanya untuk menjinakkan inflasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Dunia di Ambang Kebangkrutan?...
Dunia di Ambang Kebangkrutan? Utang AS Tembus Rp666.215 Triliun
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Tahan Harga BBM Subsidi,...
Tahan Harga BBM Subsidi, Purbaya: Instruksi Langsung Presiden!
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekor! Terdapat 771.000...
Rekor! Terdapat 771.000 Tunawisma di Seluruh Amerika Serikat
Lama Dimanja Belanja...
Lama Dimanja Belanja Online, Konsumen AS Kembali Padati Toko Fisik
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved