Prudential Syariah Bayarkan Klaim Rp1,7 Triliun di 2022

Selasa, 11 April 2023 - 01:29 WIB
loading...
Prudential Syariah Bayarkan...
Prudential Syariah dalam perayaan milad perdana, di Jakarta. FOTO/dok.Istimewa
A A A
JAKARTA - Prudential Syariah telah membayarkan klaim sebesar Rp1,7 triliun sepanjang tahun lalu. Presiden Direktur Prudential Syariah Omar S. Anwar mengatakan saat ini perusahaan telah memberikan akses perlindungan halal kepada lebih dari 530.000 peserta. Hal itu seiring dengan meningkatnya kebutuhan terhadap asuransi jiwa syariah, perusahaan semakin fokus untuk menggarap segmen ini.

"Melalui strategi utama, Prudential Syariah berhasil mengukuhkan serangkaian pencapaian besar," ujar Presiden Direktur Prudential Syariah Omar S. Anwar, dalam perayaan milad pedana, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca Juga: PBNU dan Prudential Syariah Kolaborasi Dorong Ekonomi Syariah

Dia mengatakan strategi utama di antaranya inovasi, digitalisasi dan kolaborasi. Kolaborasi penting untuk meningkatkan literasi keuangan syariah dan
wadah kolaborasi antar pemangku kepentingan. Lebih lanjut, literasi masih menjadi salah satu tantangan dalam mengembangkan asuransi jiwa syariah. Indeks literasi keuangan syariah baru mencapai 9,14% dan 12,12% untuk inklusi.

"Di sisi potensi pertumbuhan keuangan syariah terutama asuransi, kinerja asuransi syariah tercatat mengalami pertumbuhan sebesar 3,5% secara tahunan pada Desember 2022," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Komisaris Prudential Syariah Bambang Brodjonegoro mengatakan Indonesia memiliki potensi sangat besar untuk mengembangkan sektor ekonomi syariah. Hal itu bisa dilihat dari jumlah penduduk beragama Islam di Indonesia mencapai 87,2% dari total populasi pada 2021.

"Prudential Syariah telah mengambil langkah strategis untuk menangkap potensi ini dan berhasil menjadi perusahaan joint venture pertama yang melakukan spin-off di tahun 2022," kata dia.

Baca Juga: Beli Produk Asuransi Bikin Rugi? Apakah Benar?

Dia mengatakan sejak spin-off, Prudential Syariah membukukan total aset sebesar Rp 6,7 triliun dan mencatatkan risk-based capital (RBC) dana terbaru sebesar 249% yang menandakan bahwa Perusahaan memiliki kondisi keuangan yang sehat dengan angka RBC yang melebihi ketentuan
minimal target yang ditetapkan oleh regulator.

Prudential syariah juga menempati posisi pertama sebagai perusahaan asuransi jiwa syariah dengan market share dana tabarru sebesar 39%, serta market share dari sisi aset sebesar 21%. Tidak hanya itu, Prudential Syariah juga memiliki lebih dari 160 ribu mitra bisnis berlisensi syariah
terbesar di industri untuk membantu para peserta dalam merencanakan kebutuhan solusi proteksi berbasis syariah.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
Gandeng Induk Usaha,...
Gandeng Induk Usaha, BRI Life Perluas Aksesibilitas Produk Asuransi Kesehatan yang Inklusif
Momentum Idul Adha 1447...
Momentum Idul Adha 1447 H, Askrindo Salurkan Hewan Kurban di Berbagai Kota di Indonesia
Manulife Indonesia Cetak...
Manulife Indonesia Cetak Laba Rp1,28 Triliun Sepanjang 2025, Unit Syariah Rp17,37 M
Kunjungi Virtual Booth...
Kunjungi Virtual Booth MNC Asset Management di Sharia Investment Week 2026
Kecerdasan Buatan Merambah...
Kecerdasan Buatan Merambah Industri Asuransi, Hanwha Life Perkenalkan AI Financial Advisor
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
IHEX 2026 di Tangerang...
IHEX 2026 di Tangerang Dorong Sertifikasi Rumah Sakit Syariah yang Inklusif
TASPEN Gerak Cepat Salurkan...
TASPEN Gerak Cepat Salurkan Manfaat bagi Nakes RSCM Korban Kecelakaan Bekasi
Rekomendasi
Turnamen Futsal Bertajuk...
Turnamen Futsal Bertajuk Okezone National Championship 2026 Seri Jabodetabek Selesai Digelar
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved