Investasi Jerman di Pabrik Baterai RI Capai Rp68,32 T, Erick Thohir Beberkan Detailnya

Selasa, 18 April 2023 - 14:29 WIB
loading...
Investasi Jerman di...
Erick Thohir beberkan rincian terkait komitmen investasi Jerman untuk pabrik baterai kendaraan listrik atau EV Battery di Indonesia mencapai USD4,6 miliar atau setara Rp67,6 triliun. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Komitmen investasi Jerman untuk pabrik baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV Battery) di Indonesia mencapai USD4,6 miliar atau setara Rp67,6 triliun (Kurs Rp14.696 per USD). Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengatakan, nilai investasi pabrik EV Battery RI disuntik Badische Anilin-und Soda-Fabrik (BASF) dan Volkswagen (VW).

Baca Juga: Kantongi Oleh-oleh Investasi Baterai Rp38,34 T dari Jerman, Ini Pesan Jokowi ke Bahlil

Di mana, nilai tersebut sudah termasuk komitmen VW senilai sebesar USD2,6 miliar. "Itu VW aja USD2,6 miliar untuk pembangunan baterai mobil, lalu ada BASF Jerman totalnya kemarin yang rapat antara VW, BASF itu kalau nggak salah USD4,6 miliar," ujar Erick saat ditemui di kawasan Stasiun Pasar Senen, Selasa (18/4/2023).

Komitmen investor Jerman untuk terlibat dalam pembangunan EV Battery di dalam negeri menjadi bukti keseriusan pemerintah melakukan hilirisasi sumber daya alam (SDA).

Baca Juga: Bukan Indonesia, Tesla Pilih Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di China

Dalam proses ini, lanjut Erick, pemerintah tidak saja menggandeng investor China dan Korea Selatan, seperti LG Energy Solution (LGES) dan Ningbo Contemporary Brunp Lygend (CBL). Namun, membuka peluang bagi negara lainnya.

"Paling penting sesuai dengan statement saya kemarin, inilah bukti hilirisasi daripada sumber daya alam, bagus buat Indonesia, apa lagi Indonesia negara non blok, membuka hubungan dengan semua pihak, China, Eropa, dan Amerika," ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Investasi Asing Lebih...
Investasi Asing Lebih Pilih Malaysia, Singapura, dan Vietnam daripada Indonesia
Porsi Investasi Asing...
Porsi Investasi Asing Cuma 1,8%, Ekonom: Perizinan Masih Berlarut-larut
Qavah Group Fasilitasi...
Qavah Group Fasilitasi Ekspansi Investor China ke Pasar Indonesia
Puji Ritel Asal Korea,...
Puji Ritel Asal Korea, BPJPH: Investasi Asing Justru Peduli Aturan Halal
Ajak Pengusaha Jepang...
Ajak Pengusaha Jepang Berinvestasi, Presiden Prabowo Pamer Peran Vital Satgas Debottlenecking
Investasi Jepang Rp370...
Investasi Jepang Rp370 Triliun Bakal Guyur Indonesia, Sektor Apa Saja?
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Rekomendasi
Garda Prabowo: Penyampaian...
Garda Prabowo: Penyampaian Mahasiswa dalam Aksi Demonstrasi Kurang Beradab
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
Roy Suryo Ajukan Praperadilan...
Roy Suryo Ajukan Praperadilan terkait Penggeledahan
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
Erick Thohir Berhasil...
Erick Thohir Berhasil Gandeng China untuk Gaeap Industri Baterai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved