Agen Perubahan Masa Depan, Gen Z Wajib Paham Perencanaan Keuangan
Rabu, 19 April 2023 - 16:13 WIB
loading...
A
A
A
Teknologi digital berpengaruh signifikan terhadap perilaku sehari-hari Gen Z. Realitas ini membuat mereka memiliki gaya hidup dinamis dan terus mengikuti tren, dengan tingkat literasi digital yang baik. Di sisi lain, terkadang realitas ini membuat mereka sulit mengatur dan mengelola keuangan dengan bijak.
"Padahal, titik tumpu kemajuan sebuah bangsa, terutama di bidang perekonomian, sangat diharapkan dari keahlian, pengetahuan dan pengalaman generasi mudanya yang saat ini diperankan oleh Gen Z,” pungkas Ravi Menon mengakhiri sambutannya.
Orbit Future Academy antusias menyambut kerjasama dengan Tokio Marine Life. Saat ini fokus Orbit adalah untuk meningkatkan nilai guna para mahasiswa bagi dunia industri melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan praktik kerja dalam konteks Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM); sehingga Gen Z kelak benar-benar siap kerja setelah lulus.
"Kami juga melihat betapa pentingnya Gen Z sejak dini memahami ilmu dan perencanaan keuangan, karena ini tidak diajarkan di mayoritas kegiatan akademik mereka di kampusnya masing-masing. Kami berpengharapan besar, melalui program bersama Tokio Marine Life ini, kami dapat berperan nyata bagi pengurangan kesenjangan literasi keuangan generasi muda bangsa Indonesia, khususnya Gen Z,” ujar Martha Manurung menutup pemaparannya.
Dalam perilaku keuangan, memang sangat erat hubungannya dengan literasi keuangan, karena literasi keuangan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengelola keuangan dengan tujuan mencapai kesejahteraan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pada tahun 2022 indeks inklusi keuangan sudah mencapai 85,10% dan indeks literasi keuangan 49,68%. Namun, masih perlu ditingkatkan sehingga gap antara inklusi dan literasi keuangan tidak terlalu besar yang saat ini masih mencapai 34%.
Di mana sasaran prioritas literasi dan inklusi keuangan tahun 2023 ini salah satunya adalah pelajar/mahasiswa. Untuk itu, peningkatan literasi keuangan para pelajar/mahasiswa ini perlu terus digerakkan bersama-sama oleh semua kalangan termasuk para akademisi/pengajar.
"Padahal, titik tumpu kemajuan sebuah bangsa, terutama di bidang perekonomian, sangat diharapkan dari keahlian, pengetahuan dan pengalaman generasi mudanya yang saat ini diperankan oleh Gen Z,” pungkas Ravi Menon mengakhiri sambutannya.
Orbit Future Academy antusias menyambut kerjasama dengan Tokio Marine Life. Saat ini fokus Orbit adalah untuk meningkatkan nilai guna para mahasiswa bagi dunia industri melalui berbagai kegiatan pendidikan, pelatihan keterampilan, dan praktik kerja dalam konteks Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM); sehingga Gen Z kelak benar-benar siap kerja setelah lulus.
"Kami juga melihat betapa pentingnya Gen Z sejak dini memahami ilmu dan perencanaan keuangan, karena ini tidak diajarkan di mayoritas kegiatan akademik mereka di kampusnya masing-masing. Kami berpengharapan besar, melalui program bersama Tokio Marine Life ini, kami dapat berperan nyata bagi pengurangan kesenjangan literasi keuangan generasi muda bangsa Indonesia, khususnya Gen Z,” ujar Martha Manurung menutup pemaparannya.
Dalam perilaku keuangan, memang sangat erat hubungannya dengan literasi keuangan, karena literasi keuangan dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk mengelola keuangan dengan tujuan mencapai kesejahteraan.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan pada tahun 2022 indeks inklusi keuangan sudah mencapai 85,10% dan indeks literasi keuangan 49,68%. Namun, masih perlu ditingkatkan sehingga gap antara inklusi dan literasi keuangan tidak terlalu besar yang saat ini masih mencapai 34%.
Di mana sasaran prioritas literasi dan inklusi keuangan tahun 2023 ini salah satunya adalah pelajar/mahasiswa. Untuk itu, peningkatan literasi keuangan para pelajar/mahasiswa ini perlu terus digerakkan bersama-sama oleh semua kalangan termasuk para akademisi/pengajar.
Lihat Juga :