'Super' Erick Sebut Misi yang Diemban Cukup Berat Akibat Dampak Pandemi
Selasa, 21 Juli 2020 - 10:07 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negeri (BUMN) Erick Thohir mengemban tugas baru yang cukup berat. Di tengah pandemi Covid-19, mantan bos Inter Milan ini harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui perusahaan pelat merah sebagai kaki tangannya.
Penunjukan Erick sebagai ketua pelaksana Tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 memang cukup beralasan. Pasalnya, cakupan BUMN mampu menggerakkan sepertiga perekonomian nasional. Apalagi, Kementerian BUMN juga didukung sejumlah infrastruktur yang mumpuni. Sudah sepantasnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunjuknya sebagai ketua pelaksana.
Infrastruktur yang dimaksud adalah beberapa perusahaan pelat merah yang bergerak di sejumlah sektor usaha, seperti pelayanan publik, pangan, kesehatan, dan infrastruktur atau pembangunan. Sektor-sektor itu dianggap cepat mampu menggerakkan perekonomian dalam negeri dan menangani persoalan kesehatan akibat penyebaran Covid-19. (Baca: Dipimpin Erick Thohir, Ini Susunan Lengkap Tim PEN yang Baru)
Dalam jumpa pers Erick Thohir pun memastikan, posisinya sebagai ketua pelaksana dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional bukan lagi sebagai menteri dan wakil menteri, melainkan sebagai sebuah satu kesatuan tim yang siap bekerja.
“Tetapi, tentu saya dan Pak Budi bukan sebagai BUMN lagi, tetapi tim yang harus bersinergi dengan menteri terkait dan akan menyusun program yang secara nyata akan diimplementasikan dengan target tertentu,” katanya di Jakarta kemarin.
Penunjukan Erick sebagai ketua pelaksana Tim Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 memang cukup beralasan. Pasalnya, cakupan BUMN mampu menggerakkan sepertiga perekonomian nasional. Apalagi, Kementerian BUMN juga didukung sejumlah infrastruktur yang mumpuni. Sudah sepantasnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menunjuknya sebagai ketua pelaksana.
Infrastruktur yang dimaksud adalah beberapa perusahaan pelat merah yang bergerak di sejumlah sektor usaha, seperti pelayanan publik, pangan, kesehatan, dan infrastruktur atau pembangunan. Sektor-sektor itu dianggap cepat mampu menggerakkan perekonomian dalam negeri dan menangani persoalan kesehatan akibat penyebaran Covid-19. (Baca: Dipimpin Erick Thohir, Ini Susunan Lengkap Tim PEN yang Baru)
Dalam jumpa pers Erick Thohir pun memastikan, posisinya sebagai ketua pelaksana dan Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin sebagai ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional bukan lagi sebagai menteri dan wakil menteri, melainkan sebagai sebuah satu kesatuan tim yang siap bekerja.
“Tetapi, tentu saya dan Pak Budi bukan sebagai BUMN lagi, tetapi tim yang harus bersinergi dengan menteri terkait dan akan menyusun program yang secara nyata akan diimplementasikan dengan target tertentu,” katanya di Jakarta kemarin.
Lihat Juga :