Kepala Bappenas Ingin Gorontalo Pimpin Pemulihan Ekonomi Indonesia Timur
Rabu, 29 April 2020 - 05:12 WIB
loading...
A
A
A
Meski demikian, Suharso berharap dengan adanya rumah sakit yang akan dibangun di Gorontalo bisa meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Peran pemerintah daerah juga penting untuk memutus rantai penyebaran virus. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan APBD dan dana desa untuk mitigasi dampak Covid-19. Tidak hanya untuk bantuan sosial, dana ini juga dapat digunakan untuk stimulus padat karya di pedesaan.
Suharso juga mendorong Gorontalo untuk menjaga ekonomi lokal, terutama di sektor pangan untuk mengantisipasi prediksi kelangkaan pangan pasca pandemi Covid-19. “Stimulus permodalan bagi sektor industri pangan perlu diberikan, terutama untuk peserta UMKM,” ungkapnya.
Dengan potensi yang dimiliki saat ini, Kementerian PPN/Bappenas optimistis ekonomi Gorontalo dapat bangkit. Ekonomi Gorontalo di 2021 ditargetkan dapat tumbuh pada rentang 5,6-6,8%.
Pertumbuhan tersebut juga diiringi dengan penambahan lapangan kerja baru sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka dapat turun menjadi 5,7% dan Tingkat Kemiskinan dapat ditekan menjadi 14,1%. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia di Gorontalo ditargetkan meningkat menjadi 69,79-89,82% dan kesenjangan antar kelompok di kisaran 0,400-0,405.
Suharso juga mendorong Gorontalo untuk menjaga ekonomi lokal, terutama di sektor pangan untuk mengantisipasi prediksi kelangkaan pangan pasca pandemi Covid-19. “Stimulus permodalan bagi sektor industri pangan perlu diberikan, terutama untuk peserta UMKM,” ungkapnya.
Dengan potensi yang dimiliki saat ini, Kementerian PPN/Bappenas optimistis ekonomi Gorontalo dapat bangkit. Ekonomi Gorontalo di 2021 ditargetkan dapat tumbuh pada rentang 5,6-6,8%.
Pertumbuhan tersebut juga diiringi dengan penambahan lapangan kerja baru sehingga Tingkat Pengangguran Terbuka dapat turun menjadi 5,7% dan Tingkat Kemiskinan dapat ditekan menjadi 14,1%. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia di Gorontalo ditargetkan meningkat menjadi 69,79-89,82% dan kesenjangan antar kelompok di kisaran 0,400-0,405.
(akr)
Lihat Juga :