Awas Kredit Macet di Tengah Terbatasnya Aktivitas Ekonomi Imbas Pandemi

Selasa, 21 Juli 2020 - 12:27 WIB
loading...
Awas Kredit Macet di...
Terbatasnya aktivitas ekonomi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus yang semakin cepat, justru menimbulkan masalah baru dimana berpotensi membuat kredit bermasalah. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Terbatasnya aktivitas ekonomi akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran virus yang semakin cepat, justru menimbulkan masalah baru dimana berpotensi membuat kredit bermasalah. Ditambah Banyaknya angka pengangguran karena perusahaan tidak mampu lagi membayar gaji karyawan hingga cashflow yang mengalami defisit.

"Tekanan likuiditas di sektor riil akan membuat kredit bermasalah karena dunia usaha tidak ada arus kas yang cukup. Sehingga akan berdampak pada sektor keuangan dan berisiko pada krisis ekonomi," kata Direktur Riset CORE Indonesia Piter Abdullah saat diskusi virtual di Jakarta, Senin malam.

(Baca Juga: Prediksi BI: Kredit Baru Diperkirakan Tumbuh di Kuartal III/2020 )

Dengan berhentinya aktivitas ekonomi maka aliran modal juga akan terhenti. Maka dari itu adanya kebijakan pelonggaran aktivitas atau transmisi baru sangat berguna bagi keberlangsungan ekonomi. Menjaga ketahanan dan keberlangsungan dunia usaha sekaligus menjaga sektor keuangan menjadi penentu keberhasilan menghindari terjadinya krisis.

"Stimulus fiskal ditunjukan untuk penanganan wabah serta untuk tingkatkan daya tahan dunia usaha dan keuangan," ungkap dia.

(Baca Juga: Demand Harus Dicreate, Jika Tidak Kelonggaran Kredit Sepi Peminat )

Di sisi lain, adanya pelonggaran moneter ditujukan untuk menjaga likuiditas. Dia pun meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk berhati-hati dalam mendorong penyaluran kredit.

Menurutnya, Pemerintah harus fokus pada upaya mengurangi penyebaran virus corona. Sebab, ekonomi tidak akan puih jika kasus covid 19 masih terus bertambah. "Pemerintah harus tetap memberikan stimulus pada dunia usaha. Upaya ini dilakukan agar dunia usaha tak jatuh dan menjalar pada sektor keuangan," ungkap Piter.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
BI Rate Naik Sampai...
BI Rate Naik Sampai 5,75%, Siap-siap Cicilan Bank dan KPR Bengkak
BI Rate Naik, LPS Tetap...
BI Rate Naik, LPS Tetap Tahan Tingkat Bunga Penjaminan 3,5%
Rupiah Terus Tergerus,...
Rupiah Terus Tergerus, OJK Sebut Industri Perbankan RI Masih Memadai Hadapi Ancaman
BSSN-Asbanda Kolaborasi...
BSSN-Asbanda Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Perbankan Daerah
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
KPK Telusuri Kredit...
KPK Telusuri Kredit Macet terkait Kasus LPEI
Bank Indonesia Buka...
Bank Indonesia Buka Rekrutmen Special Hire dan PKWT 2026, Daftar Hari Ini
Rekomendasi
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Berita Terkini
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved