Jual Rokok ke Korea Utara, Perusahaan Raksasa Inggris Ini Diganjar Sanksi Rp9,3 Triliun
Kamis, 27 April 2023 - 07:16 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah pernyataan dari perusahaan, BAT mengatakan telah menandatangani "perjanjian penuntutan yang ditangguhkan dengan DOJ dan perjanjian penyelesaian sipil dengan OFAC, dan anak perusahaan BAT tidak langsung di Singapura telah menandatangani perjanjian pembelaan dengan DOJ".
Selain itu DOJ juga menerangkan, BAT telah bersekongkol untuk menipu lembaga keuangan agar mereka memproses transaksi atas nama entitas Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dikenal sebagai perokok berat. Tahun lalu AS berusaha membuat Dewan Keamanan PBB melarang ekspor tembakau ke Korea Utara, tetapi ini diveto oleh Rusia dan China.
Pada briefing pada hari Selasa, asisten Jaksa Agung DOJ Matthew Olsen mengatakan penyelesaian itu adalah "puncak dari penyelidikan yang berjalan lama". Ia menggambarkannya sebagai "hukuman sanksi Korea Utara terbesar dalam sejarah Departemen Kehakiman".
Dia mengatakan, bahwa BAT terlibat dalam "skema rumit untuk menghindari sanksi AS dan menjual produk tembakau ke Korea Utara" melalui anak perusahaan.
"Antara 2007 dan 2017, perusahaan-perusahaan pihak ketiga ini menjual produk tembakau ke Korea Utara dan menerima sekitar USD428 juta," jelasnya.
Selain itu DOJ juga menerangkan, BAT telah bersekongkol untuk menipu lembaga keuangan agar mereka memproses transaksi atas nama entitas Korea Utara.
Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un dikenal sebagai perokok berat. Tahun lalu AS berusaha membuat Dewan Keamanan PBB melarang ekspor tembakau ke Korea Utara, tetapi ini diveto oleh Rusia dan China.
Pada briefing pada hari Selasa, asisten Jaksa Agung DOJ Matthew Olsen mengatakan penyelesaian itu adalah "puncak dari penyelidikan yang berjalan lama". Ia menggambarkannya sebagai "hukuman sanksi Korea Utara terbesar dalam sejarah Departemen Kehakiman".
Dia mengatakan, bahwa BAT terlibat dalam "skema rumit untuk menghindari sanksi AS dan menjual produk tembakau ke Korea Utara" melalui anak perusahaan.
"Antara 2007 dan 2017, perusahaan-perusahaan pihak ketiga ini menjual produk tembakau ke Korea Utara dan menerima sekitar USD428 juta," jelasnya.
Lihat Juga :