Kementan Prioritaskan Bangun Generasi Muda Pertanian
Jum'at, 28 April 2023 - 23:14 WIB
loading...
A
A
A
“Di sini akan kami dorong petani milenial melalui balai besar pelatihan pertanian dan politeknik pembangunan pertanian dari Kementan. Kami ciptakan job seeker dan job creator yang siap memompa kreativitas dan produktivitas,” kata Dedi Nursyamsi.
(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)
Kegiatan 'Rapat Koordinasi Persiapan Swakelola bagi pelaksanaan Program YESS tahun 2023' bersama Pemkab Pasuruan dihadiri Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pasuruan, Lilik Widjiasri; Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbangda) Pasuruan, Bakti Jati Permana; Project Manager PPIU Jawa Timur, Acep Hariri dan Tim Manajemen PPIU Jawa timur termasuk liaison officers (LO) dan pengarah serta seluruh fasilitator pemuda, mobilizer dan finansial advisor wilayah Pasuruan.
Project Manager PPIU Jatim, Acep Hariri saat membuka rapat koordinasi mengajak para fasilitator pemuda, mobilizer dan finansial advisor wilayah Pasuruan dan Tim District Implementation Team (DIT) untuk komitmen melaksanakan setiap kegiatan yang ditargetkan bagi pembangunan pertanian Pasuruan.
Kadistan Lilik Widjiasri mengatakan bahwa Tim DIT Pasuruan siap mendukung penuh pelaksanaan Program YESS tahun 2023, dengan menyiapkan 21 lokasi Business District Service Provider (BDSP) dan tiga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S).
Menurutnya, Program YESS di Pasuruan telah berjalan sekitar empat tahun, sejak 2019, dan telah mendukung kemajuan ekonomi masyarakat di sektor pertanian. “Rencananya pada 2025, Kabupaten Pasuruan akan melakukan replikasi terhadap Program YESS yang akan fokus pada pengembangan SDM pertanian,” kata Lilik.
Kegiatan yang akan dilaksanakan secara swakelola adalah Workshop Jalur Motivasi Bisnis, Peningkatan Kapasitas Manajemen Bisnis bagi Pemula (Start Up), Peningkatan Kapasitas Lanjutan Pertanian, Peningkatan Kapasitas Literasi Keuangan, dan Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis.
(Baca juga:Peran Petani Milenial Dongkrak Perekonomian)
Kegiatan 'Rapat Koordinasi Persiapan Swakelola bagi pelaksanaan Program YESS tahun 2023' bersama Pemkab Pasuruan dihadiri Direktur Polbangtan Malang, Setya Budhi Udrayana; Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Pasuruan, Lilik Widjiasri; Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bappelitbangda) Pasuruan, Bakti Jati Permana; Project Manager PPIU Jawa Timur, Acep Hariri dan Tim Manajemen PPIU Jawa timur termasuk liaison officers (LO) dan pengarah serta seluruh fasilitator pemuda, mobilizer dan finansial advisor wilayah Pasuruan.
Project Manager PPIU Jatim, Acep Hariri saat membuka rapat koordinasi mengajak para fasilitator pemuda, mobilizer dan finansial advisor wilayah Pasuruan dan Tim District Implementation Team (DIT) untuk komitmen melaksanakan setiap kegiatan yang ditargetkan bagi pembangunan pertanian Pasuruan.
Kadistan Lilik Widjiasri mengatakan bahwa Tim DIT Pasuruan siap mendukung penuh pelaksanaan Program YESS tahun 2023, dengan menyiapkan 21 lokasi Business District Service Provider (BDSP) dan tiga Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S).
Menurutnya, Program YESS di Pasuruan telah berjalan sekitar empat tahun, sejak 2019, dan telah mendukung kemajuan ekonomi masyarakat di sektor pertanian. “Rencananya pada 2025, Kabupaten Pasuruan akan melakukan replikasi terhadap Program YESS yang akan fokus pada pengembangan SDM pertanian,” kata Lilik.
Kegiatan yang akan dilaksanakan secara swakelola adalah Workshop Jalur Motivasi Bisnis, Peningkatan Kapasitas Manajemen Bisnis bagi Pemula (Start Up), Peningkatan Kapasitas Lanjutan Pertanian, Peningkatan Kapasitas Literasi Keuangan, dan Peningkatan Kapasitas Proposal Bisnis.
Lihat Juga :