PHK 16 Persen Karyawan, Dropbox Fokus Garap Teknologi AI

Sabtu, 29 April 2023 - 10:30 WIB
loading...
PHK 16 Persen Karyawan,...
Drop Box akan fokus garap teknologi AI. Foto/Reuters
A A A
JAKARTA - Perusahaan penyedia penyimpanan cloud, Dropbox Inc mengumumkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja ( PHK ) terhadap 16% dari tenaga kerja globalnya. Langkah itu dilakukan perusahaan untuk memotong biaya di tengah perlambatan pertumbuhan cloud. Namun, di saat yang bersamaan perusahaan akan merekrut karyawan baru untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/ AI ).

Baca juga: Demi Hemat Rp4,4 Triliun, Ritel Fesyen GAP Bakal PHK 500 Lebih Karyawan

Chief Executive Officer (CEO) Dropbox Drew Houston mengatakan pertumbuhan bisnis cloud inti perusahaan melambat karena tantangan dari penurunan ekonomi sehingga memberi tekanan pada pelanggan. Alhasil, beberapa investasinya yang menguntungkan tidak lagi berkelanjutan.

"Kami telah mendatangkan bakat hebat di bidang ini (AI) selama beberapa tahun terakhir dan kami akan membutuhkan lebih banyak lagi," ujar Drew Houston, dilansir Reuters (29/4/2023).

Pada akhir tahun 2022, perusahaan memiliki 3.118 karyawan penuh waktu, yang 2.583 di antaranya berlokasi di Amerika Serikat.

Perusahaan mengatakan telah mengalihkan beberapa karyawan dari satu tim ke tim lain untuk fokus pada proyek AI, tetapi akan membutuhkan lebih banyak pekerja dengan campuran keahlian yang berbeda, terutama dalam AI dan pengembangan produk tahap awal.

"Era komputasi AI akhirnya tiba. Kesempatan di depan lebih besar dari sebelumnya, tetapi juga dibutuhkan strategi besar untuk merebut kesempatan itu." imbuhnya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Hadirkan Platform Sovereign...
Hadirkan Platform Sovereign Cloud Berbasis Kubernetes untuk Indonesia
Biang Kerok PHK, Rupiah...
Biang Kerok PHK, Rupiah Loyo Bikin Ongkos Produksi Membengkak
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Rekomendasi
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Selasa 16 Desember, Pukul 07.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved