Jual Sawah dan Ladang Tidak Cukup Bayar Kemoterapi, Beruntung Punya JKN
Sabtu, 29 April 2023 - 12:37 WIB
loading...
A
A
A
Isa yang terdaftar sebagai peserta JKN yang ditanggung oleh Pemerintah Aceh melalui Program JKA. Ia mengatakan sangat bersyukur karena biaya pengobatannya semua ditanggung dan ia tidak mengeluarkan biaya sedikit pun. Ditemani ibunya, Isa menuturkan bahwa akibat penyakit yang dideritanya ini, ia tidak dapat bekerja lagi.
"Yang biasanya bertani dan berkebun, sudah tidak bisa saya lakukan. Saat ini yang mencari nafkah adalah istri saya dengan berjualan di kantin sekolah. Program JKN ini sangat membantu bagi rakyat kecil seperti kami ini karena pastinya obat-obatan kemoterapi ini sangat mahal. Mungkin kalau jual sawah dan ladang pun tidak cukup untuk membiayai pengobatan ini. Apalagi jarak domisili saya di Kabupaten Pidie ke Banda Aceh ini menghabiskan waktu tiga jam dan membutuhkan uang transportasi dan biaya makan selama di Banda Aceh yang tidak sedikit," ujarnya.
Karena terkendala biaya transportasi ke rumah sakit, enam bulan lalu Isa sempat putus obat dan tidak bisa menjalani kemoterapi. Ia bersyukur kali ini ia sudah memiliki cukup uang untuk menutup biaya transportasi, sehingga ia bisa kembali dapat melanjutkan pengobatan. Hal lain menurutnya yang membuat ia juga semangat untuk sembuh seperti dokter yang selalu rutin visit dan perawat yang selalu cepat saat dibutuhkan. Hal itu membuat Isa merasa mendapatkan perhatian yang sangat baik dari seluruh tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Tidak lupa Isa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mendaftarkan dan membayarkan iuran jaminan kesehatannya ke BPJS Kesehatan sehingga ia dapat terbantu untuk pengobatan kankernya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mendaftarkan dan membayarkan iuran jaminan kesehatan saya. Harapannya semoga BPJS Kesehatan tidak akan hilang, sampai kapan pun masih ada karena sangat membantu rakyat kecil,” ucap Isa.
"Yang biasanya bertani dan berkebun, sudah tidak bisa saya lakukan. Saat ini yang mencari nafkah adalah istri saya dengan berjualan di kantin sekolah. Program JKN ini sangat membantu bagi rakyat kecil seperti kami ini karena pastinya obat-obatan kemoterapi ini sangat mahal. Mungkin kalau jual sawah dan ladang pun tidak cukup untuk membiayai pengobatan ini. Apalagi jarak domisili saya di Kabupaten Pidie ke Banda Aceh ini menghabiskan waktu tiga jam dan membutuhkan uang transportasi dan biaya makan selama di Banda Aceh yang tidak sedikit," ujarnya.
Karena terkendala biaya transportasi ke rumah sakit, enam bulan lalu Isa sempat putus obat dan tidak bisa menjalani kemoterapi. Ia bersyukur kali ini ia sudah memiliki cukup uang untuk menutup biaya transportasi, sehingga ia bisa kembali dapat melanjutkan pengobatan. Hal lain menurutnya yang membuat ia juga semangat untuk sembuh seperti dokter yang selalu rutin visit dan perawat yang selalu cepat saat dibutuhkan. Hal itu membuat Isa merasa mendapatkan perhatian yang sangat baik dari seluruh tenaga medis di rumah sakit tersebut.
Tidak lupa Isa mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mendaftarkan dan membayarkan iuran jaminan kesehatannya ke BPJS Kesehatan sehingga ia dapat terbantu untuk pengobatan kankernya.
“Terima kasih kepada Pemerintah Aceh yang telah mendaftarkan dan membayarkan iuran jaminan kesehatan saya. Harapannya semoga BPJS Kesehatan tidak akan hilang, sampai kapan pun masih ada karena sangat membantu rakyat kecil,” ucap Isa.
(srf)
Lihat Juga :