Tekan Beban JKN, Sysmex dan Kemenkes Dorong Skrining Dini Talasemia

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:41 WIB
loading...
Tekan Beban JKN, Sysmex...
Webinar United for Thalassemia dengan mengusung tema global Hidden No More: Finding the Undiagnosed, Supporting the Unseen. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Sysmex Indonesia bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam pengendalian talasemia guna menekan beban pembiayaan jangka panjang pada sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah strategis yang melibatkan BPJS Kesehatan, PMI, dan POPTI ini berfokus pada penguatan deteksi dini dan penyediaan solusi diagnostik untuk memutus rantai kelainan genetik yang berpotensi menurunkan produktivitas generasi muda.

"Melalui momentum World Thalassemia Day 2026, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk melihat talasemia secara lebih menyeluruh. Deteksi dini, edukasi, dukungan terhadap penyandang talasemia, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan adalah bagian penting dalam memperkuat penanggulangan talasemia di Indonesia. Tanpa skrining, talasemia dapat terus berulang antar generasi, padahal risiko ini dapat dikenali lebih awal melalui pemeriksaan yang tepat," ujar Perwakilan Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, dr. Andi Saguni dalam keterangan pers, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Kredensialing Jadi Kunci Hadirkan Layanan JKN Berkualitas

Andi menjelaskan, urgensi intervensi ini didasari oleh fakta bahwa sekitar 2.500 bayi di Indonesia lahir dengan kondisi talasemia mayor setiap tahunnya. Tingginya angka kelahiran dengan kelainan hemoglobin tersebut menuntut tata laksana medis komprehensif dan transfusi darah rutin seumur hidup, yang berdampak signifikan pada pos pengeluaran klaim kesehatan nasional.



Secara makroekonomi, penanganan talasemia tidak hanya bertumpu pada aspek kuratif, melainkan pada efisiensi biaya melalui strategi pencegahan yang kuat. Berdasarkan data klinis, diperkirakan 2,6 hingga 11,0 persen populasi di Indonesia membawa sifat talasemia-α, sementara pembawa sifat talasemia-β berkisar 3,0 hingga 10,0 persen, yang mayoritas tidak bergejala tanpa adanya pemeriksaan darah pabean.

Guna mengantisipasi risiko fiskal tersebut, Sysmex Indonesia memosisikan diri sebagai mitra ilmiah penyedia solusi diagnostik berbasis bukti klinis untuk menggalang kampanye "United for Thalassemia" sepanjang Mei 2026. Perusahaan memfasilitasi webinar nasional, aksi donor darah, hingga edukasi digital interaktif untuk memperluas jangkauan pasar skrining pra-nikah dan pemeriksaan usia remaja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Layanan JKN...
Perkuat Layanan JKN di Kawasan Industri Strategis, Andi Afdal Resmikan Pembangunan Kantor Cabang BPJS Kesehatan di Cikarang
Capaian Nyata BPJS Kesehatan,...
Capaian Nyata BPJS Kesehatan, Bukti Pemerataan Layanan JKN Hingga ke Pedalaman
Yuk Mampir, Ada Pemeriksaan...
Yuk Mampir, Ada Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Posko Mudik BPJS Kesehatan!
Lewat Aplikasi Mobile...
Lewat Aplikasi Mobile JKN, Rina Rasakan Kemudahan Akses Layanan Kesehatan
Desvalinda: Aplikasi...
Desvalinda: Aplikasi Mobile JKN Layak Dapat Bintang Lima
Akselerasi Capaian UHC,...
Akselerasi Capaian UHC, BPJS Kesehatan Luncurkan Program Pesiar
Kredensialing Jadi Kunci...
Kredensialing Jadi Kunci Hadirkan Layanan JKN Berkualitas
Gandeng PP Fokal IMM,...
Gandeng PP Fokal IMM, BPJS Kesehatan Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Terkait JKN
Potensi Kecurangan Bidang...
Potensi Kecurangan Bidang Layanan Kesehatan, KPK Taksir Tembus Rp20 Triliun
Rekomendasi
Dukung Tambahan Anggaran...
Dukung Tambahan Anggaran Komnas HAM dan Komnas Perempuan, Marinus Gea: Penting untuk Pemenuhan Hak Asasi Manusia
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved