Hadirkan Smart Production, Pupuk Kaltim Unjuk Gigi di Hannover Messe 2023
Kamis, 04 Mei 2023 - 08:12 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Hanggara, gagasan Smart Production sekaligus wujud dukungan Pupuk Kaltim selaku National Lighthouse 4.0 di industri petrokimia, terhadap peta jalan Making Indonesia 4.0 yang telah ditetapkan pemerintah. Pupuk Kaltim memberikan perhatian penuh terhadap implementasi industri 4.0 di lingkungan perusahaan, melalui Roadmap IT Master Plan yang dirancang agar tetap sesuai jalur. Didukung evaluasi berkala untuk disesuaikan dengan kemajuan teknologi dan kebutuhan perusahaan.
Di antaranya peningkatan infrastruktur teknologi informasi, guna menjaga realibility aplikasi seperti Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC), serta meningkatkan security untuk menjaga berbagai data confidential perusahaan. Selain itu continuous improvement juga terus dilakukan, dengan beragam aplikasi yang saling terintegrasi.
"Salah satunya pengembangan aplikasi supply chain NPK, guna menjaga availability bahan baku dan perencanaan produksi untuk meningkatkan efisiensi serta profitabilitas," terang Hanggara.
Lebih lanjut, pengembangan Smart Production juga langkah Pupuk Kaltim untuk memperkuat posisi dan berperan strategis pada pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Sehingga dari transformasi yang berjalan, daya saing perusahaan akan meningkat serta siap mengatasi segala tantangan industri masa kini.
Di samping itu Pupuk Kaltim selaku benchmark Industri 4.0 di bidang petrochemical, turut didorong agar semakin berperan menjadi contoh bagi industri sejenis, sehingga peningkatan daya saing perusahaan makin tinggi dalam menjangkau potensi yang lebih besar di pasar global.
Di antaranya peningkatan infrastruktur teknologi informasi, guna menjaga realibility aplikasi seperti Data Center (DC) dan Disaster Recovery Center (DRC), serta meningkatkan security untuk menjaga berbagai data confidential perusahaan. Selain itu continuous improvement juga terus dilakukan, dengan beragam aplikasi yang saling terintegrasi.
"Salah satunya pengembangan aplikasi supply chain NPK, guna menjaga availability bahan baku dan perencanaan produksi untuk meningkatkan efisiensi serta profitabilitas," terang Hanggara.
Lebih lanjut, pengembangan Smart Production juga langkah Pupuk Kaltim untuk memperkuat posisi dan berperan strategis pada pertumbuhan industri petrokimia di Indonesia. Sehingga dari transformasi yang berjalan, daya saing perusahaan akan meningkat serta siap mengatasi segala tantangan industri masa kini.
Di samping itu Pupuk Kaltim selaku benchmark Industri 4.0 di bidang petrochemical, turut didorong agar semakin berperan menjadi contoh bagi industri sejenis, sehingga peningkatan daya saing perusahaan makin tinggi dalam menjangkau potensi yang lebih besar di pasar global.
Lihat Juga :