Ekonomi Global Diprediksi Minus 4%, Domestik Meradang

Rabu, 22 Juli 2020 - 08:54 WIB
loading...
A A A
Sementara Indeks Penjualan Riil (IPR), indikator yang memotret perkembangan penjualan barang-barang konsumsi masyarakat terkontraksi -20,6% (yoy) pada bulan Mei. Pelemahan konsumsi rumah tangga ini terlihat dari indeks penjualan riil yang menurun tajam. Pada new normal tekanannya memang berkurang, tetapi tetap akan terjadi kontraksi sekitar di angka minus 14%.

Sumber pertumbuhan ekonomi yang positif tahun ini adalah net-ekspor, meskipun relatif rendah. Namun, surplus ekspor tahun ini lebih didorong oleh penurunan impor, khususnya bahan baku dan penolong dan bukan karena pertumbuhan ekspor. (Baca juga: Menikmati Eksotika Danau Singkarak dari Ketinggian Aur Serumpun)

Jadi perbaikan neraca dagang ini sifatnya semu karena didorong kontraksi impor, bukan peningkatan ekspor. “Prediksi kami sampai akhir tahun masih ada potensi surplus, tapi surplusnya semakin lama semakin menyempit. Ini sejalan dengan berlakunya new normal dan aktivitas ekonomi akan bergerak kembali dan ini akan mendorong impor,” kata Faisal.

Sementara investasi, lanjut Faisal, pembatasan sosial dan mobilitas berakibat demand shock yang menurunkan optimisme investasi penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Tren relokasi investasi manufaktur keluar dari China terus terjadi saat pandemi. Hal ini bisa menjadi peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi di sektor manufaktur. (Lihat videonya: Miris, Tak Punya HP Anak Pemulung Numpang belajar di rumah Tetangga)

Ini peluang dengan adanya relokasi dari China, tetapi kita harus bersaing dengan negara lain. “Tidak mudah karena masih banyak hambatan seperti peringkat kemudahan berusaha masih lebih rendah di ASEAN,” tandasnya. (Kunthi Fahmar Sandy/Oktiani Endarwati)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
IMF Peringatkan AI Bisa...
IMF Peringatkan AI Bisa Bobol Sistem Perbankan Dunia dalam Hitungan Detik!
Mengulik Kerentanan...
Mengulik Kerentanan Ekonomi Nasional di Balik Angka Pertumbuhan 5,61 Persen
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi 5,61% Diragukan, Purbaya: Angka Jelek Ribut, Angka Tinggi Ribut
Pertumbuhan yang Berdampak
Pertumbuhan yang Berdampak
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Presiden Prabowo: Dunia...
Presiden Prabowo: Dunia Sekarang Penuh Ketidakpastian, Bahkan Bahaya
Rekomendasi
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
MAKI Temukan Potensi...
MAKI Temukan Potensi Korupsi dalam Kepemilikan SPPG, Sahroni: Kejagung Wajib Usut!
YLBHI Desak Polda Metro...
YLBHI Desak Polda Metro Jaya Naikkan Status Perkara Andrie Yunus
Berita Terkini
Penampakan Sekolah Rakyat...
Penampakan Sekolah Rakyat di Jember dengan Lapangan Bola Standar FIFA, Sedot Anggaran Rp221 Miliar
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved