Duet Erick Thohir-Menaker Ida Berdayakan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas
Rabu, 22 Juli 2020 - 12:27 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meneken MoU Tentang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas pada BUMN. Foto/Michelle
A
A
A
JAKARTA - Siang ini, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Bersama Antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Tentang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas Pada BUMN.
MoU ini merupakan realisasi pasal 53 ayat 1 UU 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas yang mewajibkan pemerintah, pemda, BUMN dan BUMD untuk mempekerjakan paling sedikit 2% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai yang ada.
"Hari ini, Kemenaker dan Kementerian BUMN bersinergi memastikan bahwa tidak hanya ketersediaan fasilitas, tapi juga keberpihakan kepada masyarakat penyandang disabilitas. Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara kita yang membutuhkan. Komitmen 2% sudah terwujud, dimana sudah sebanyak 178 tenaga kerja yang kami rekrut tahun ini," ujar Erick di Kantor Pusat Kemenaker, Rabu (22/7/2020).
(Baca Juga: 'Super' Erick Sebut Misi yang Diemban Cukup Berat Akibat Dampak Pandemi)
Dia mengatakan bahwa program ini juga merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masyarakat yang berkebutuhan khusus. "Komitmen ini real. Saat Asian Games ke-18 lalu, yang beliau ingatkan ke saya, apakah fasilitasnya sudah ramah belum terhadap masyarakat disabilitas?" ungkapnya.
MoU ini merupakan realisasi pasal 53 ayat 1 UU 8 tahun 2016 tentang penyandang disabilitas yang mewajibkan pemerintah, pemda, BUMN dan BUMD untuk mempekerjakan paling sedikit 2% penyandang disabilitas dari jumlah pegawai yang ada.
"Hari ini, Kemenaker dan Kementerian BUMN bersinergi memastikan bahwa tidak hanya ketersediaan fasilitas, tapi juga keberpihakan kepada masyarakat penyandang disabilitas. Kita harus memberikan kesempatan yang sama kepada saudara kita yang membutuhkan. Komitmen 2% sudah terwujud, dimana sudah sebanyak 178 tenaga kerja yang kami rekrut tahun ini," ujar Erick di Kantor Pusat Kemenaker, Rabu (22/7/2020).
(Baca Juga: 'Super' Erick Sebut Misi yang Diemban Cukup Berat Akibat Dampak Pandemi)
Dia mengatakan bahwa program ini juga merupakan bentuk komitmen Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masyarakat yang berkebutuhan khusus. "Komitmen ini real. Saat Asian Games ke-18 lalu, yang beliau ingatkan ke saya, apakah fasilitasnya sudah ramah belum terhadap masyarakat disabilitas?" ungkapnya.
Lihat Juga :