Sandiaga Uno Pastikan KTT ASEAN 2023 Mampu Bangkitkan Ekonomi & Sejahterakan Labuan Bajo

Rabu, 10 Mei 2023 - 18:07 WIB
loading...
Sandiaga Uno Pastikan...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, KTT ke-42 ASEAN 2023 mampu membangkitkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat di Labuan Bajo. Foto/Dok
A A A
LABUAN BAJO - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan, KTT ke-42 ASEAN 2023 mampu membangkitkan ekonomi dan mensejahterakan masyarakat di Labuan Bajo .

Baca Juga: Kunjungi Pameran SME’s HUB Labuan Bajo, Angela Tanoesoedibjo: Semoga Produk UMKM NTT Semakin Dikenal

Menparekraf Sandiaga saat tiba di Bandara Internasional Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa (9/5/2023) langsung meninjau kesiapan bandara dan Tourist Information Center untuk menyambut para delegasi dari 9 negara KTT ASEAN yang hadir.

“Kami di Kemenparekraf menyampaikan persiapan untuk KTT ASEAN 2023 mulai dari penyambutan dan juga rangkaian acara semua sudah siap. Kita memohon dukungan dan doa dari masyarakat seluruh Indonesia ini akan berlangsung lancar,” ujar Menparekraf Sandiaga.

Baca Juga: Sambut KTT ASEAN, 67 UMKM Meriahkan Pesta Rakyat di Labuan Bajo

Hal tersebut, lanjut Menparekraf Sandiaga lantaran seluruh mata masyarakat ASEAN dan mata seluruh dunia tertuju ke Indonesia khususnya Labuan Bajo. Sehingga Ini menjadi tolak ukur dari kesuksesan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi.

“Setelah kita sukses menyelenggarakan KTT G20, saya juga melihat banyak sekali UMKM yang terlibat seperti saat side event pesta rakyat yang dilaksanakan pada Minggu lalu, 70 UMKM dan 6.000 pengunjung hadir. Juga mobil-mobil listrik hadir di sini sebagai bentuk bagian dari green destination,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan, tren pariwisata setelah KTT ASEAN di Labuan Bajo akan positif. Hal ini lantaran Labuan Bajo akan menjadi destinasi yang diminati. Pemerintah sudah menyiapkan infrastruktur juga sudah mendorong SDM dan seluruh kesiapan rantai pasok dari kebutuhan parekraf bisa terpenuhi di Labuan Bajo.

“Kita harapkan target dari total kunjungan sesuai dengan kapasitas Bandara Internasional Komodo 1,1 juta bisa tercapai, tapi yang harus diperhatikan adalah dampak dari ekonomi lokalnya, kepada lapangan kerja masyarakat, UMKM setempat ini yang harus kita utamakan dan harus kita perkuat,” ujarnya.

Menparekraf Sandiaga juga menjelaskan banyaknya kapal phinisi yang menjadi latar belakang penyelenggaraan event KTT ASEAN, bahwa Indonesia adalah negara maritim dan phinisi ini sudah menjadi bagian dari promosi pariwisata Indonesia ke dunia.

Para wisatawan bisa menikmati Labuan Bajo dengan Live on Board (LOB) ini diinisiasi dan dirintis oleh para pelaku parekraf di Indonesia, dan ini menunjukan sisi terbaik dari pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

“Kalau dulu yang dijual resort dan hotel yang megah, sekarang dengan konsep personilez, customized, localized, dan smaller in size phinisi-phinisi ini harus menjadi unggulan dan memberikan dampak bagi geliat ekonomi masyarakat dan menambah kesejahteraan masyarakat Labuan Bajo,” kata Sandiaga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
IFG Life Dorong Talenta...
IFG Life Dorong Talenta Muda Lewat Program Lari di Labuan Bajo
Bahlil di KTT ASEAN:...
Bahlil di KTT ASEAN: Kondisi Energi Global Tak Menentu, Beruntung Indonesia Punya Banyak Sumber
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Rupiah Masih Rapuh,...
Rupiah Masih Rapuh, Hari Ini Sentuh Level Rp17.104 per USD
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Rekomendasi
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Jokowi Lakukan Safari...
Jokowi Lakukan Safari Politik, Puan: Alangkah Baiknya Jaga Situasi Tetap Kondusif
Berita Terkini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved