RI Minta China Turunkan Bunga Utang Kereta Cepat, Luhut: Saya Kira Hampir Selesai

Kamis, 11 Mei 2023 - 17:21 WIB
loading...
RI Minta China Turunkan...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan kesepakatan penurunan suku bunga pinjaman Kereta Cepat Jakarta-Bandung antara Indonesia dengan China sudah hampir selesai.

Adapun saat ini suku bunga pinjamam Kereta Cepat Jakarta-Bandung masih di angka 3,4 persen. Sebab itu, Pemerintah Indonesia masih melakukan negosiasi untuk dapat menurunkan tingkat suku bunga ke posisi angka 2 persen.

Baca Juga: Terungkap! Ini Kelebihan Sumber Energi Kereta Cepat Jakarta Bandung

Luhut mengatakan bahwa kendala yang dihadapi untuk menurunkan bunga pinjaman Kereta Cepat Jakarta-Bandung karena suku bunga dunia sedang naik.

"Ya saya kira hampir selesai, nanti kita mungkin ujungnya kita bikin formulanya. Sekarang kan bunga dunia naik lagi," kata Luhut, dikutip, di Jakarta, Kamis (11/5/2023).

Sebelumnya, Indonesia dan China telah menyepakati pembengkakan biaya atau cost overrun Kereta Cepat Jakarta-Bandung sebesar USD1,2 miliar atau sekitar Rp17 triliunan.

Baca Juga: Persiapan Operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Fine Adjustment Rel Capai 69,5%

Adapun suku bunga pinjaman pembengkakan biaya proyek kereta cepat Jakarta-Bandung sudah mengalami penurunan. Angka tersebut turun dari sebelumnya 4 persen kini menjadi 3,4 persen.

"Soal bunga kemarin, dia (China) mau turun dari 4 persen menjadi 3,4 pesen dan kita mau lebih rendah lagi. Ya maunya kita 2 persen, tapi kan enggak semua kita capai. Jadi kalau kita dapat 3,4 persen misalnya sampai situ, ya we're doing okay, walaupun enggak oke-oke amat," ujar Luhut.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
115.000 Tiket Mudik...
115.000 Tiket Mudik Lebaran Kereta Cepat Whoosh Terjual!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved