Pasar Modal di Dalam Negeri Kian Diminati Anak Muda
Jum'at, 12 Mei 2023 - 18:28 WIB
loading...
Generasi muda kian tertarik dengan pasar modal. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Sertifikasi Profesi Pasar Modal (LSP-PM) mencatat dunia pasar modal saat ini banyak diminati generasi muda . Pasalnya, pasar modal di dalam negeri terus bertumbuh.
Baca juga: Edukasi Pasar Modal, MNC Sekuritas dan Happy Billionaires Club Gandeng ASSA dalam Bincang Emiten
Direktur Utama LSP-PM Haryajid Ramelan menyebut industri pasar modal di Indonesia memerlukan tenaga kerja profesional dan kompeten yang dapat dibuktikan dan diakui melalui sertifikasi profesi bidang pasar modal. Menurutnya, langkah pendewasaan dunia pasar modal tidak bisa dilepas dari meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di pasar modal, baik SDM sebagai praktisi maupun sebagai investor.
Nantinya, para tenaga kerja profesional ini dapat mengisi berbagai profesi di pasar modal dan industri keuangan. "Yang dibutuhkan maupun profesi baru yang diperkirakan akan terus tumbuh dan membutuhkan sumber daya yang kompeten," ujar Haryajid melalui keterangan pers, Jumat (12/5/2023).
Kehadiran LSP-PM, lanjut Haryajid, setidaknya ikut berkontribusi dan mendorong lahirnya SDM pasar modal yang lebih profesional, seperti profesi marketing/sales, analis efek, analis teknikal analis, manajemen risiko, investment banking, dan investor individual. Bahkan saat ini pun tidak sedikit profesi seperti influencer atau content creator di bidang edukasi juga mulai banyak mengikuti pelatihan dan uji kompetensi profesi di bidang pasar modal.
Dia mengatakan, LSP PM sejak berdirinya telah ikut berkontribusi memajukan pasar modal melalui edukasi dan peningkatan skill untuk profesi pasar modal.
“Kami telah berhasil memberikan sertifikat kompetensi dari BNSP sebanyak 14.000 lebih profesional pasar modal dan keuangan. Para pemegang sertifikasi dari LSP pasar modal ini telah tersebar di berbagai negeri dan telah berkiprah di sektor industri pasar modal, perusahaan BUMN, perusahaan tbk maupun lembaga keuangan yang lainnya" ucap dia.
Baca juga: Edukasi Pasar Modal, MNC Sekuritas dan Happy Billionaires Club Gandeng ASSA dalam Bincang Emiten
Direktur Utama LSP-PM Haryajid Ramelan menyebut industri pasar modal di Indonesia memerlukan tenaga kerja profesional dan kompeten yang dapat dibuktikan dan diakui melalui sertifikasi profesi bidang pasar modal. Menurutnya, langkah pendewasaan dunia pasar modal tidak bisa dilepas dari meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di pasar modal, baik SDM sebagai praktisi maupun sebagai investor.
Nantinya, para tenaga kerja profesional ini dapat mengisi berbagai profesi di pasar modal dan industri keuangan. "Yang dibutuhkan maupun profesi baru yang diperkirakan akan terus tumbuh dan membutuhkan sumber daya yang kompeten," ujar Haryajid melalui keterangan pers, Jumat (12/5/2023).
Kehadiran LSP-PM, lanjut Haryajid, setidaknya ikut berkontribusi dan mendorong lahirnya SDM pasar modal yang lebih profesional, seperti profesi marketing/sales, analis efek, analis teknikal analis, manajemen risiko, investment banking, dan investor individual. Bahkan saat ini pun tidak sedikit profesi seperti influencer atau content creator di bidang edukasi juga mulai banyak mengikuti pelatihan dan uji kompetensi profesi di bidang pasar modal.
Dia mengatakan, LSP PM sejak berdirinya telah ikut berkontribusi memajukan pasar modal melalui edukasi dan peningkatan skill untuk profesi pasar modal.
“Kami telah berhasil memberikan sertifikat kompetensi dari BNSP sebanyak 14.000 lebih profesional pasar modal dan keuangan. Para pemegang sertifikasi dari LSP pasar modal ini telah tersebar di berbagai negeri dan telah berkiprah di sektor industri pasar modal, perusahaan BUMN, perusahaan tbk maupun lembaga keuangan yang lainnya" ucap dia.
Lihat Juga :