BNI Percepat Penyaluran Bansos di Masa Pandemi Covid-19
Rabu, 22 Juli 2020 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Bansos PKH ini didistribusikan ke 417 kota/kabupaten seluruh Indonesia. Adapun tingkat pencairannya mencapai 99,4%,” ujar Sis Apik di Jakarta, Rabu (22/7/2020).
Lebih lanjut Sis Apik mengungkapkan, BNI juga telah menyalurkan program sembako pemerintah atau bantuan pangan nontunai (BPNT), sejak 2017. Sepanjang 2017, BNI menyalurkan BPNT kepada 717 ribu KPM atau senilai Rp926 miliar. Lalu, pada 2018, penyaluran BPNT oleh BNI melonjak menjadi senilai Rp3,9 triliun kepada 5,9 juta KPM, pada 2019 menyentuh 6,9 juta KPM atau senilai Rp8,1 triliun, dan pada 2020, hingga Juni, BNI telah menyalurkan BPNT kepada 8 juta KPM atau senilai Rp8,2 triliun, yang tersebar di 123 kota atau kabupaten.
“Di masa seperti sekarang ini, saat menyalurkan bantuan sosial tersebut, BNI selalu menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Untuk perluasan tahun ini, BNI mendapat tugas melakukan penyaluran di 112 kabupaten atau kota se-Indonesia. Hal itu diperkuat dengan sistem penyalurannya yang berbasis online, sehingga dapat meminimalkan pertemuan atau kerumunan,” ujar Sis Apik.
(Baca Juga: Bansos Besar-besaran Jokowi Menyapa 12 Juta Pelaku Usaha Kecil)
Menurut dia, BNI menjadi bank pertama yang menyatakan siap menjadi digital banking partner untuk program yang terkait dengan subsidi ataupun bantuan sosial pemerintah, termasuk bansos PKH dan BPNT.
Lebih lanjut Sis Apik mengungkapkan, BNI juga telah menyalurkan program sembako pemerintah atau bantuan pangan nontunai (BPNT), sejak 2017. Sepanjang 2017, BNI menyalurkan BPNT kepada 717 ribu KPM atau senilai Rp926 miliar. Lalu, pada 2018, penyaluran BPNT oleh BNI melonjak menjadi senilai Rp3,9 triliun kepada 5,9 juta KPM, pada 2019 menyentuh 6,9 juta KPM atau senilai Rp8,1 triliun, dan pada 2020, hingga Juni, BNI telah menyalurkan BPNT kepada 8 juta KPM atau senilai Rp8,2 triliun, yang tersebar di 123 kota atau kabupaten.
“Di masa seperti sekarang ini, saat menyalurkan bantuan sosial tersebut, BNI selalu menerapkan protokol kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Untuk perluasan tahun ini, BNI mendapat tugas melakukan penyaluran di 112 kabupaten atau kota se-Indonesia. Hal itu diperkuat dengan sistem penyalurannya yang berbasis online, sehingga dapat meminimalkan pertemuan atau kerumunan,” ujar Sis Apik.
(Baca Juga: Bansos Besar-besaran Jokowi Menyapa 12 Juta Pelaku Usaha Kecil)
Menurut dia, BNI menjadi bank pertama yang menyatakan siap menjadi digital banking partner untuk program yang terkait dengan subsidi ataupun bantuan sosial pemerintah, termasuk bansos PKH dan BPNT.
Lihat Juga :