Wamenparekraf Angela Tanoesoedibjo: Event Sangat Ampuh Jadi Magnet Promosi Pariwisata!
Rabu, 17 Mei 2023 - 19:47 WIB
loading...
A
A
A
“Di tahun ketiga (KEN) ini, kami memang mengkurasi event daerah yang potensial menjadi magnet promosi pariwisata. Bentuknya beragam ada yang musik, kuliner, karnaval, festival serta seni dan budaya seperti Gelar Melayu Serumpun,” kata Wamenparekraf Angela-- yangmerupakan anggota Kabinet Indonesia Maju ini.
KEN sendiri merupakan program rebranding Kemenparekraf yang diluncurkan pada 2021 untuk mengangkat beragam potensi events daerah sebagai penggerak ekonomi. Sebelumnya KEN bernama Calender of Events (COE).
Pada 2022, KEN berhasil menyumbang tiga juta pergerakan wisatawan yang melibatkan lebih dari 55 ribu pelaku seni serta 11 ribu pelaku UMKM.
Karenanya Wamenparekraf memerlukan dukungan dan kerja sama yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan untuk semakin memperkuat ekosistem event di daerah dan diselaraskan dengan perencanaan pembangunan pariwisata di daerah. Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan agar izin event dipermudah.
“Harapan kami tentunya tahun ini KEN bisa mendorong pemerataan kunjungan wisatawan ke seluruh daerah dan mendorong masyarakat untuk berwisata di Indonesia aja,” ujar Wamenparekraf.
KEN sendiri merupakan program rebranding Kemenparekraf yang diluncurkan pada 2021 untuk mengangkat beragam potensi events daerah sebagai penggerak ekonomi. Sebelumnya KEN bernama Calender of Events (COE).
Pada 2022, KEN berhasil menyumbang tiga juta pergerakan wisatawan yang melibatkan lebih dari 55 ribu pelaku seni serta 11 ribu pelaku UMKM.
Karenanya Wamenparekraf memerlukan dukungan dan kerja sama yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan untuk semakin memperkuat ekosistem event di daerah dan diselaraskan dengan perencanaan pembangunan pariwisata di daerah. Presiden Joko Widodo juga memberikan arahan agar izin event dipermudah.
“Harapan kami tentunya tahun ini KEN bisa mendorong pemerataan kunjungan wisatawan ke seluruh daerah dan mendorong masyarakat untuk berwisata di Indonesia aja,” ujar Wamenparekraf.
Lihat Juga :