Bappebti Tetapkan Hanya 10 Persen Ekspor CPO yang Masuk Bursa

Jum'at, 19 Mei 2023 - 18:54 WIB
loading...
Bappebti Tetapkan Hanya...
Bappebti sudah menetapkan besaran dari ekspor CPO yang masuk bursa. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappebti ) Kementerian Perdagangan (Kemendag) Didid Noordiatmoko telah menetapkan kebijakan bursa crude palm oil/CPO. Kebijakan itu menyatakan komoditas CPO yang berkode HS 15.111.000 saja yang masuk ke dalam bursa, dan hanya 10% dari total ekspor CPO.

Baca juga: Perkuat Kolaborasi, Negara Produsen Minyak Sawit Dorong Ketahanan Pangan dan Energi Terbarukan

Didid mengilustrasikan, produksi CPO tahun lalu dan turunannya sekitar 50 juta ton, tapi yang bisa diekspor adalah 30 juta ton. Jadi yang 20 juta ton sisanya untuk keperluan di dalam negeri, baik untuk biodisel atau yang lainnya.

"Dari 30 juta ton itu, HS 15.111.000 hanya sekitar 9,75% atau mendekati sekitar 3 juta ton. Inilah yang akan kami wajibkan untuk nanti ekspornya melalui bursa," jelas Didid dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (19/5/2023).

Lebih lanjut Didid menerangkan, dari 10% tersebut akan dijadikan price discovery karena pembeli dan penjual saling berinteraksi untuk mendapatkan harga. Setelah itu, ditarik menjadi price reference atau harga acuan.

Ekspor CPO yang masuk bursa ini tetap dengan memperhatikan kebijakan DMO. Jadi ketika perusahaan akan mengekspor CPO, maka kewajiban utama adalah harus memenuhi DMO terlebih dulu.

"Kalau udah memenuhi DMO, baru masuk ke bursa. Ketika sudah masuk ke bursa dia akan dapat persetujuan ekspor (PE). Setelah itu baru melakukan proses ekspor seperti biasa," ungkap Didid.

Didid manargetkan, bursa CPO ini akan rampung awal Juni 2023 sesuai dengan perintah Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. Dia bilang, proses launching ini membutuhkan waktu lantaran harus sesuai keputusan dari banyak pihak, yaitu Bappebti, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, dan Badan Kebijakan Perdagangan (BK Perdag).

Baca juga: DPR AS Sebut Teknologi AI China Lebih Mengerikan dari Senjata Nuklir

"Bulan Juni pokoknya jadi bulan keramat di Kramat Raya," tandasnya.

(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Petani Sawit: Margin...
Petani Sawit: Margin dan Kewenangan BUMN Tentukan Harga Jadi Beban Berat Ekosistem Sawit
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Danantara Janji Ajak...
Danantara Janji Ajak Diskusi Pengusaha Tentukan Acuan Harga Komoditas yang Dibeli PT DSI
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus POME ke Kejaksaan
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Rekomendasi
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Berita Terkini
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved