Perusahaan Jepang Tanam Investasi Hampir Rp400 M, Mendag: Kepercayaan Negara Sahabat
Jum'at, 19 Mei 2023 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Zulhas menambahkan, stabilitas politik, jumlah penduduk yang besar, dan keadaan ekonomi RI, juga menjadi daya tarik investor Jepang tersebut untuk menanam modal di Tanah Air.
"Pertumbuhan ekonomi kita, kemudian stabilitas politik, daya beli, dan jumlah penduduk yang besar, tentu memiliki daya tarik. Namun, yang paling penting adalah kepercayaan," katanya.
Zulhas menjelaskan, Okabe Gallery ini semacam mal atau supermarketnya bahan bangunan. Jadi menurutnya perusahaan ini bisa memudahkan masyarakat yang ingin membeli bahan bangunan ataupun mencari inspirasi desain bangunannya.
"Jadi Okabe ini memudahkan orang mau cari sesuatu, nggak repot kalau kita mau bikin kantor, tempat tinggal, tinggal pilih, ini memudahkan. Jadi ini mal atau supermarketnya bahan bangunan" jelasnya.
Zulhas menambahkan perekonomian Indonesia kembali menunjukkan resiliensi di tengah dinamika perekonomian global yang terus melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi nasional yang melanjutkan tren yang kuat pada kuartal I 2023, yakni sebesar 5,03% (yoy).
Mendag Zulhas menyebut kuatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 didukung oleh aktivitas konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi sebesar 52,88 persen. Sektor ritel pun memiliki kontribusi penting dalam mendorong konsumsi rumah tangga tersebut.
"Pertumbuhan ekonomi kita, kemudian stabilitas politik, daya beli, dan jumlah penduduk yang besar, tentu memiliki daya tarik. Namun, yang paling penting adalah kepercayaan," katanya.
Zulhas menjelaskan, Okabe Gallery ini semacam mal atau supermarketnya bahan bangunan. Jadi menurutnya perusahaan ini bisa memudahkan masyarakat yang ingin membeli bahan bangunan ataupun mencari inspirasi desain bangunannya.
"Jadi Okabe ini memudahkan orang mau cari sesuatu, nggak repot kalau kita mau bikin kantor, tempat tinggal, tinggal pilih, ini memudahkan. Jadi ini mal atau supermarketnya bahan bangunan" jelasnya.
Zulhas menambahkan perekonomian Indonesia kembali menunjukkan resiliensi di tengah dinamika perekonomian global yang terus melambat. Hal ini tercermin dari pertumbuhan ekonomi nasional yang melanjutkan tren yang kuat pada kuartal I 2023, yakni sebesar 5,03% (yoy).
Mendag Zulhas menyebut kuatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I 2023 didukung oleh aktivitas konsumsi rumah tangga yang memiliki kontribusi sebesar 52,88 persen. Sektor ritel pun memiliki kontribusi penting dalam mendorong konsumsi rumah tangga tersebut.
Lihat Juga :