IMA Dorong Anggota Tingkatkan Ekonomi Daerah dengan Program Konkret

Minggu, 21 Mei 2023 - 09:33 WIB
loading...
IMA Dorong Anggota Tingkatkan...
Rakernas IMA 2023 di Padang diikuti lebih dari 250 anggota dari 100 chapter seluruh Indonesia. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Seiring meredanya Covid-19 , upaya percepatan pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi terus digeber. Upaya ini memerlukan dukungan semua pihak, termasuk organisasi profesi seperti Indonesia Marketing Association (IMA).

Dalam acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023 di Padang pada 18-21 Mei 2023, President IMA, Suparno Djasmin mengharapkan seluruh anggota IMA lebih berperan aktif sekaligus memanfaatkan peluang sesuai kompetensi yang dimiliki dengan membantu dan mendorong berbagai sektor ekonomi di daerah masing-masing melalui program kerja yang konkret.

“Saya berharap bahwa 100 chapter IMA yang tersebar di seluruh Indonesia mampu membuat program yang menggerakkan stakeholder atau pemangku kepentingan dengan program yang konkret, terutama dalam memanfaatkan peluang pasca pandemi Covid-2019,” ujarnya dalam Rakernas yang diikuti lebih dari 250 anggota dari 100 chapter seluruh Indonesia, dikutip Minggu (21/5/2023).

IMA Dorong Anggota Tingkatkan Ekonomi Daerah dengan Program Konkret


Suparno menjelaskan, outlook ekonomi global masih kurang menggembirakan lantaran kondisi sektor keuangan dunia masih terganggu oleh berbagai hal.

“Kita lihat berbagai kondisi seperti tergoncangnya Silicon Valey Bank hingga kasus Credit Suisse di Eropa, di samping inflasi yang tinggi di berbagai negara dampak dari inflasi Rusia ke Ukraina serta pengaruh adanya pendemi Covid-19 selama 3 tahun,” tuturnya.

Namun, kata dia, belakangan ini inflasi global sudah mulai menurun dikarenakan intervensi dari mayoritas bank sentral, termasuk The Fed yang terus menaikan suku bunga yang kini mencapai 5%, atau naik selama 10 kali berturut-turut untuk mengendalikan inflasi.

Indonesia, ungkap Suparno, masih bisa bertahan dikarenakan tingkat inflasi mulai membaik yaitu lebih rendah dari akhir tahun 2022, yang saat itu berada di angka 5,5%. Selain itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang mengalami perbaikan di angka sekitar Rp15.000.

“Situasi makro ekonomi Indonesia yang membaik ini, mengingatkan kita di IMA untuk terus optimistis bahwa negara kita sanggup untuk melewati krisis dengan baik dan kita di IMA secara bersama-sama harus bisa menangkap peluang tersebut,” tandasnya.

Baca juga: IMF Beri Kabar Gembira ke Jokowi: Ekonomi Indonesia Baik dan Stabil di Tengah Ketidakpastian

Dia menekankan, IMA sebagai asosiasi pemasaran yang terdiri dari akademisi, professional, pemerintah dan pengusaha, perlu berkolaborasi untuk berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di Tanah Air melalui program yang kreatif dan inovatif.

Suparno menambahkan, IMA melakukan kegiatan yang konkret dan bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia melalui marketing dan kewirausahaan di sektor perdagangan khususnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) bidang pariwisata, khususnya yang menjadi destinasi unggulan di masing-masing chapter.

Baca juga: Menteri Teten: UMKM Mayoritas Kuliner, Kalau Enggak Keripik, Seblak

Juga, di bidang Pendidikan, seperti percepatan jumlah sertifikasi profesi pemasaran, di samping aktif dalam kegiatan mendukung eksistensi IMA di Asia Marketing Federation. Lebih lanjut Suparno menambahkan, saat ini IMA ini semakin besar, anggotanya juga semakin banyak dan inklusif.

“Capaian ini merupakan hasil kolaborasi yang baik dari para pengurus IMA Pusat dan pengurus Chapter dengan melaksanakan beberapa program kegiatan, antara lain meningkatkan jumlah chapter dari 22 chapter aktif menjadi 100 chapter aktif, sedangkan jumlah anggota IMA Chapter dari 1.400 orang menjadi lebih dari 5.400 orang.

Sebagai informasi, Rakernas 2023 IMA yang mengusung tema “Entrepeneurial Marketing: Towards Economic Sustainability” melibatkan lebih dari 1.350 orang, baik anggota maupun pengurus chapter dari seluruh Indonesia. Acara turut dihadiri para kepala daerah, mulai gubernur hingga walikota.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Fuad Bawazier: Isu Ganti...
Fuad Bawazier: Isu Ganti Purbaya bukan Fakta, tapi Perlawanan terhadap Paradigma Baru
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Rekomendasi
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Di Dua Waktu Istimewa...
Di Dua Waktu Istimewa Ini, Malaikat Pengawas Saling Bertemu
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
5 Negara Anggota NATO...
5 Negara Anggota NATO dengan Jumlah Tentara Terbanyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved