Bangun Desa, Ganjar Pranowo Gelontorkan Rp8,4 Triliun
Selasa, 23 Mei 2023 - 14:30 WIB
loading...
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Semarang, di GOR Pandanaran, Kabupaten Semarang, Selasa (23/5/2023). FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo telah melaksanakan pembangunan pedesaan secara signifikan di wilayahnya. Pembangunan tersebut diwujudkan dengan menggelontorkan bantuan senilai Rp8,4 triliun.
"Bantuan keuangan yang kita berikan kepada desa ini triliunan. Dengan kelihaian dari kawan-kawan kades, ternyata mereka memanfaatkan anggaran itu cukup cerdas. Ada yang dipakai untuk pemberdayaan, pembangunan fisik, pariwisata, itu yang membuat desa jauh lebih baik," jelas Ganjar saat mengikuti Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Semarang, di GOR Pandanaran, Kabupaten Semarang, Selasa (23/5/2023).
Baca Juga: Pemprov Jateng Berhasil Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut
Mantan anggota DPR RI itu menyampaikan, suntikan dana tersebut untuk mengembangkan daerah. Dengan dana tersebut, Ganjar berhasil membangun lebih dari 10 ribu kilometer (km) jalan desa, menyediakan jutaan meter drainase dan talud, melakukan renovasi terhadap 339 unit kantor desa hingga mendirikan 1.197 unit sarana kesenian desa.
Tak hanya itu, Ganjar juga merenovasi 128 unit gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebanyak 79 unit perpustakan desa, lalu melakukan kegiatan pengembangan kelompok masyarakat 239 kali, membangun 515 unit lumbung desa, 75 unit laboratorium desa, dan pengembangan Bumdesma di 89 desa.
Kendati demikian, Ganjar mengharapkan jajaran kepemerintahan di level desa mampu ikut mendorong perubahan hingga tingkat provinsi. Contohnya, penuntasan kemiskinan ekstrem yang saat ini sedang digenjot Ganjar di Jawa Tengah.
Oleh sebab itu, Ganjar meyakini desa dapat menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam mengukur kemajuan suatu daerah. "Saya titipkan bahwa PR kita masih panjang, penurunan kemiskinan ekstrem, termasuk bagaimana governance di pemerintahan level desa mesti kita laksanakan," ucap Ganjar.
"Bantuan keuangan yang kita berikan kepada desa ini triliunan. Dengan kelihaian dari kawan-kawan kades, ternyata mereka memanfaatkan anggaran itu cukup cerdas. Ada yang dipakai untuk pemberdayaan, pembangunan fisik, pariwisata, itu yang membuat desa jauh lebih baik," jelas Ganjar saat mengikuti Halal Bi Halal Pemerintah Kabupaten Semarang, di GOR Pandanaran, Kabupaten Semarang, Selasa (23/5/2023).
Baca Juga: Pemprov Jateng Berhasil Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut
Mantan anggota DPR RI itu menyampaikan, suntikan dana tersebut untuk mengembangkan daerah. Dengan dana tersebut, Ganjar berhasil membangun lebih dari 10 ribu kilometer (km) jalan desa, menyediakan jutaan meter drainase dan talud, melakukan renovasi terhadap 339 unit kantor desa hingga mendirikan 1.197 unit sarana kesenian desa.
Tak hanya itu, Ganjar juga merenovasi 128 unit gedung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sebanyak 79 unit perpustakan desa, lalu melakukan kegiatan pengembangan kelompok masyarakat 239 kali, membangun 515 unit lumbung desa, 75 unit laboratorium desa, dan pengembangan Bumdesma di 89 desa.
Kendati demikian, Ganjar mengharapkan jajaran kepemerintahan di level desa mampu ikut mendorong perubahan hingga tingkat provinsi. Contohnya, penuntasan kemiskinan ekstrem yang saat ini sedang digenjot Ganjar di Jawa Tengah.
Oleh sebab itu, Ganjar meyakini desa dapat menjadi indikator penting bagi pemerintah dalam mengukur kemajuan suatu daerah. "Saya titipkan bahwa PR kita masih panjang, penurunan kemiskinan ekstrem, termasuk bagaimana governance di pemerintahan level desa mesti kita laksanakan," ucap Ganjar.
Lihat Juga :