Ribuan Buruh Tekstil Kena PHK, Pengusaha Singgung Impor Ilegal jadi Biang Keroknya

Rabu, 24 Mei 2023 - 14:15 WIB
loading...
Ribuan Buruh Tekstil...
PHK kemungkinan bakal menimpa ribuan buruh industri tekstil. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament (Apsyfi) menyatakan Pemutusan Hubungan Kerja alias PHK kemungkinan bakal menimpa ribuan buruh industri tekstil . Hal ini imbas masuknya pakaian bekas dan kain impor ilegal.

Ketua Umum APSyFI Redma Wirawasta mengatakan, meskipun pakaian bekas impor sudah dimusnahkan pemerintah dan ditutup pintu masuknya ke dalam negeri, kain ilegal masih tersedia di mana-mana.

Dengan kata lain, produk pakaian jadinya dibasmi tapi bahan baku pakaiannya masih menggunung. Buntutnya, para pengusaha kain jadi kalah saing.

"Selain pakaian-pakaian bekas yang masuk ke pasar domestik, kain-kain yang ilegal masuk ke Indonesia juga banyak. Itulah yang menggerogoti pasar-pasar kita di dalam negeri," ungkapnya saat berdialog di acara Market Review IDX Channel, Rabu (24/5/2023).

Dia mengungkapkan, pada kuartal I/2023 ini pihaknya sering menerima undangan diskusi dengan Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) guna membahas kondisi industri tekstil di lapangan.

Dikabarkan, sejumlah perusahaan tak sanggup bertahan sehingga harus memutuskan hubungan kerja dengan pegawainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Rekomendasi
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved