AS Terancam Gagal Bayar Utang Saat Negosiasi Buntu, Wall Street Dibuka Loyo
Rabu, 24 Mei 2023 - 22:39 WIB
loading...
A
A
A
"Ketika kita semakin dekat dengan tenggat waktu, maka pasar menjadi jauh lebih gugup, terlebih jika kebuntuan ini berlanjut," kata Managing Partner Harris Financial Group, Jamie Cox, dilansir Reuters, Rabu (24/5/2023).
Secara fundamental, investor juga menunggu risalah pertemuan Federal Reserve alias The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan rilis hari ini.
Inflasi AS yang lebih rendah membangun sinyal penurunan suku bunga. Namun, krisis perbankan domestik dan kemungkinan gagal bayar utang (default) dapat membuyarkan harapan itu.
Para pejabat bank sentral AS/Federal Reserve dipandang menemui 'persimpangan jalan' terkait kebijakan moneter yang bakal diambil. "Kita berada pada jalur yang tidak jelas di mana akan ada ketidaksepakatan dalam FOMC," pungkas Jamie.
Secara fundamental, investor juga menunggu risalah pertemuan Federal Reserve alias The Fed dalam Federal Open Market Committee (FOMC) yang dijadwalkan rilis hari ini.
Inflasi AS yang lebih rendah membangun sinyal penurunan suku bunga. Namun, krisis perbankan domestik dan kemungkinan gagal bayar utang (default) dapat membuyarkan harapan itu.
Para pejabat bank sentral AS/Federal Reserve dipandang menemui 'persimpangan jalan' terkait kebijakan moneter yang bakal diambil. "Kita berada pada jalur yang tidak jelas di mana akan ada ketidaksepakatan dalam FOMC," pungkas Jamie.
(akr)
Lihat Juga :