Kementan Beri Pembekalan ToT SIMURP pada Penyuluh Pertanian
Kamis, 23 Juli 2020 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
“Melalui Kostratani, peran BPP akan dioptimalkan menjadi pusat data dan informasi, pusat gerakan pembangunan pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, dan pusat pengembangan jejaring kemitraan,” ulasnya.
Menurutnya, BPPSDMP melalui Kostratani menjadi salah satu kunci kesuksesan pembangunan pertanian untuk memastikan ketahanan pangan. Dengan demikian, BPPSDMP mendukung semua program serta kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.
Untuk mencapai tujuan tersebut, BPPSDMP melalui SIMURP fokus pada penerapan budidaya Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA). Diseminasi teknologi budidaya pertanian dilaksanakan melalui tiga tingkat pelatihan yaitu Training of Master (ToM), Training of Trainer (ToT), dan Training of Farmer (ToF).
“Untuk tahun 2020, kegiatan SIMURP terdiri atas ToT, ToF, dan Penguatan BPP dalam Mendukung Kostratani. Salah satu bentuk dukungan SIMURP terhadap Kostratani yaitu pengadaan 56 unit sarana prasarana IT pada tahun 2020 di BPP lokasi SIMURP,” jelasnya.
Sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Momon Rusmono mengatakan, Proyek SIMURP merupakan integrasi dari 4 Kementerian/Lembaga, yaitu BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian.
“Salah satu kegiatan SIMURP adalah menerapkan Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim menggunakan prinsip budidaya pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, hemat air, serta meningkatkanproduksipertanian,” ujarnya.
Menurutnya, BPPSDMP melalui Kostratani menjadi salah satu kunci kesuksesan pembangunan pertanian untuk memastikan ketahanan pangan. Dengan demikian, BPPSDMP mendukung semua program serta kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian.
Untuk mencapai tujuan tersebut, BPPSDMP melalui SIMURP fokus pada penerapan budidaya Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA). Diseminasi teknologi budidaya pertanian dilaksanakan melalui tiga tingkat pelatihan yaitu Training of Master (ToM), Training of Trainer (ToT), dan Training of Farmer (ToF).
“Untuk tahun 2020, kegiatan SIMURP terdiri atas ToT, ToF, dan Penguatan BPP dalam Mendukung Kostratani. Salah satu bentuk dukungan SIMURP terhadap Kostratani yaitu pengadaan 56 unit sarana prasarana IT pada tahun 2020 di BPP lokasi SIMURP,” jelasnya.
Sementara Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Momon Rusmono mengatakan, Proyek SIMURP merupakan integrasi dari 4 Kementerian/Lembaga, yaitu BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Pertanian.
“Salah satu kegiatan SIMURP adalah menerapkan Climate Smart Agriculture (CSA) atau Pertanian Cerdas Iklim menggunakan prinsip budidaya pertanian yang adaptif terhadap perubahan iklim, hemat air, serta meningkatkanproduksipertanian,” ujarnya.