Pengunjung Borobudur Bakal Dibatasi Jumlah dan Durasinya, Ini Penjelasan Erick Thohir
Kamis, 25 Mei 2023 - 14:27 WIB
loading...
A
A
A
Mengingat, bebatuan di relief dan tangga candi menjadi tergerus sampai 5 centimeter dari kondisi semula akibat gesekan alas kaki. Selain itu juga faktor dari alam.
"Dengan digitalisasi begitu naik dengan 150, begitu 150 sudah turun, 15 menit kemudian naik lagi. Nggak boleh pakai sepatu, nggak pakai sendal karena supaya apa? Supaya centimeternya tidak terus menurun," tutur Ketua Umum PSSI itu.
Baca juga: Kemenparekraf Berupaya Bangkitkan Desa Wisata Penyangga Candi Broborudur
Dia menambahkan, pemerintah melalui InJourney juga akan membuat beberpa zona di kawasan candi Buddha itu. Zonasi akan terdiri dari zona spiritual hingga zona wisata. Setiap zonasi akan dijaga oleh para petugas budaya.
"Kita juga membuat terobosan yang namanya zonasi. Di Borobudur ada zona spiritual, untuk yang mau ngonten, ada yang mau santai boleh. Tapi satu sama lain saling menghormati, jangan nanti yang berdoa diganggu atau wisata juga terganggu, kadang-kadang konteks sosial, bermasyarakat pasti ada gesekan," tukasnya.
"Dengan digitalisasi begitu naik dengan 150, begitu 150 sudah turun, 15 menit kemudian naik lagi. Nggak boleh pakai sepatu, nggak pakai sendal karena supaya apa? Supaya centimeternya tidak terus menurun," tutur Ketua Umum PSSI itu.
Baca juga: Kemenparekraf Berupaya Bangkitkan Desa Wisata Penyangga Candi Broborudur
Dia menambahkan, pemerintah melalui InJourney juga akan membuat beberpa zona di kawasan candi Buddha itu. Zonasi akan terdiri dari zona spiritual hingga zona wisata. Setiap zonasi akan dijaga oleh para petugas budaya.
"Kita juga membuat terobosan yang namanya zonasi. Di Borobudur ada zona spiritual, untuk yang mau ngonten, ada yang mau santai boleh. Tapi satu sama lain saling menghormati, jangan nanti yang berdoa diganggu atau wisata juga terganggu, kadang-kadang konteks sosial, bermasyarakat pasti ada gesekan," tukasnya.
Lihat Juga :