Ternyata, Mayoritas Nasabah Bank Ingin Buka Rekening Dilayani Secara Online
Kamis, 23 Juli 2020 - 15:42 WIB
loading...
Mayoritas nasabah bank ingin buka rekening baru dilayani secara online. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, pertumbuhan layanan digital berkembang pesat dalam setahun terakhir. Ditambah lagi, adanya Pandemi Covid 19 yang mengakselerasi pertumbuhan layanan digital tersebut.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, disaat pandemi, aktivitas keuangan yang dilakukan dengan digital banking mengalami peningkatan. Berdasarkan data per April 2020 transaksi top up e-walet seperti DANA atau OVO naik 81% sementara transaksi transfer uang meningkat 78%.
"Begitu juga dengan pembayaran rutin seperti listrik dan PDAM melonjak 55%. Sedangkan pembelian pulsa atau token listrik melalui digital banking mengalami peningkatan 53%," kata dia, di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Baca Juga: Mantap! Transaksi Digital Banking Mulai Geser Peran ATM dan Kantor Cabang
Heru mengungkapkan, ternyata ada beberapa fitur yang diharapkan nasabah ke depan dalam Perbankan digital. Berdasarkan survei, 35% responden menginginkan dapat mengajukan kredit online, kemudian sebesar 41% dapat mengakses mutasi rekening lebih lama dan sebesar 42% pembukaan rekening secara online.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, disaat pandemi, aktivitas keuangan yang dilakukan dengan digital banking mengalami peningkatan. Berdasarkan data per April 2020 transaksi top up e-walet seperti DANA atau OVO naik 81% sementara transaksi transfer uang meningkat 78%.
"Begitu juga dengan pembayaran rutin seperti listrik dan PDAM melonjak 55%. Sedangkan pembelian pulsa atau token listrik melalui digital banking mengalami peningkatan 53%," kata dia, di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Baca Juga: Mantap! Transaksi Digital Banking Mulai Geser Peran ATM dan Kantor Cabang
Heru mengungkapkan, ternyata ada beberapa fitur yang diharapkan nasabah ke depan dalam Perbankan digital. Berdasarkan survei, 35% responden menginginkan dapat mengajukan kredit online, kemudian sebesar 41% dapat mengakses mutasi rekening lebih lama dan sebesar 42% pembukaan rekening secara online.
Lihat Juga :