Bahan Bakar Asal Rusia Disedot Negara Asia, Tetangga Indonesia Tampung 3,5 Juta Ton
Jum'at, 26 Mei 2023 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
Pada Februari 2023, UE (Uni Eropa) memperkenalkan larangan penuh atas pasokan produk minyak Rusia, tetapi bahan bakar minyak dan VGO Rusia telah dialihkan ke tempat lain karena pembatasan sebagian sudah berlaku pada Agustus 2022. Asia dan Timur Tengah serta juga pemuatan ship-to-ship (STS) menjadi cara paling populer untuk memotong sanksi sejak saat itu.
Pemuatan STS di dekat pelabuhan Kalamata Yunani juga telah menarik volume produk minyak kotor terbesar dari Rusia, yang melonjak menjadi 8 juta ton pada 2022 dan mencapai hampir 2,7 juta ton dari awal 2023. Para pedagang mengatakan kargo-kargo itu sebagian besar berakhir di Asia.
"(Tujuan utama adalah) China, Singapura dan beberapa kargo pergi ke India," tambah seorang pedagang yang dirahasiakan namanya.
Rusia juga mengekspor sejumlah kecil produk minyak mereka ke Afrika di bawah sanksi Eropa. Sebagian besar mendarat ke Senegal, yang telah membeli sekitar 114.000 ton bahan bakar minyak Rusia bulan ini, menurut Refinitiv.
Pemuatan STS di dekat pelabuhan Kalamata Yunani juga telah menarik volume produk minyak kotor terbesar dari Rusia, yang melonjak menjadi 8 juta ton pada 2022 dan mencapai hampir 2,7 juta ton dari awal 2023. Para pedagang mengatakan kargo-kargo itu sebagian besar berakhir di Asia.
"(Tujuan utama adalah) China, Singapura dan beberapa kargo pergi ke India," tambah seorang pedagang yang dirahasiakan namanya.
Rusia juga mengekspor sejumlah kecil produk minyak mereka ke Afrika di bawah sanksi Eropa. Sebagian besar mendarat ke Senegal, yang telah membeli sekitar 114.000 ton bahan bakar minyak Rusia bulan ini, menurut Refinitiv.
(akr)
Lihat Juga :