Kelompok Pindang dan Bandeng Presto Raosna Ingin Ekspor ke Belanda

Minggu, 28 Mei 2023 - 07:31 WIB
loading...
Kelompok Pindang dan...
Ketua Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) Pindang dan Bandeng Presto Raosna, Muhidi (50), berkeinginan bisa menembus pasar ekspor ke Belanda. Foto/SINDOnews/Wasis Wibowo
A A A
CIKAMPEK - Kelompok Pengolah Pemasar (Poklahsar) Pindang dan Bandeng Presto Raosna sedang berusaha menembus pasar ekspor ke Belanda. Dalam satu hari kelompok Pindang dan Bandeng Presto Raosna yang beranggotakan sekitar 1.200 orang mampu memproduksi 1 ton ikan pindang dan presto.

Baca Juga: Digitalisasi UMKM Bikin Jualan Siomay Pak Eddy Makin Laris

Ketua Kelompok Pindang dan Bandeng Presto Raosna, Muhidi (50) mengungkapkan, rencana untuk bisa menembus pasar ekspor ke Belanda, namun masih terkendala beberapa persyaratan. Salah satunya terkait soal higienis agar produk Bandeng Presto Raosna bisa mendapat izin untuk ekspor.

“Dapur pengolahan yang kami gunakan dinilai belum memadai terkait syarat higienis. Selain itu soal kemasan harus menggunakan kaleng, makanya kami berencana membeli mesinnya yang harganya cukup mahal sekitar Rp25 juta,” katanya saat acara Panen Hadiah Simpedes di Kantor BRI Cabang Cikampek, Sabtu (27/5/2023).

Baca Juga: Kerak Telor Bang Ishak, Lestarikan Kuliner Khas Betawi lewat UMKM

Muhidi bersama kelompoknya yang berlokasi di Desa Jayamukti, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, terus berbenah agar keinginan menembus pasar ekspor bisa terwujud. Apalagi total produksi di seluruh pengolahan pindang di Desa Jayamukti, Cicinde Utara, Cicinde Selatan, dan Bayur Kidul, Kecamatan Banyusari, serta desa lain di Kecamatan Cilamaya Kulon mencapai 50 sampai 80 ton per hari.

Kelompok Pindang dan Bandeng Presto Raosna Ingin Ekspor ke Belanda


Muhidi menuturkan, untuk membuat membuat pindang atau bandeng presto, masih diolah secara sederhana di dapur rumah. Dia mencontohkan membuat dapur sendiri di rumah berukuran 9 x 8 meter untuk membuat pindang dan bandeng presto.

“Kelompok kami sudah mempunyai gudang yang mampu menyimpan hasil produksi dengan kapasitas sekitar 20 ton. Jadi produksi kami bisa tahan lama dan memenuhi kalau ada permintaan tambahan,” ujarnya.

Untuk terus meningkatkan kualitas produksi, kelompok Pindang dan Bandeng Presto Raosna mendapatkan pelatihan dari Balai Besar Perikanan di Jakarta. Sedangkan soal permodalan, mereka mendapatkan program pinjaman dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Dana Pari (Pasar Rakyat Indonesia).

Muhidi juga menjelaskan, pinjaman KUR biasa digunakan sebagai investasi untuk membeli peralatan pengolahan pindang dan bandeng presto. Ada juga digunakan untuk membeli lahan dan membangun dapur yang lebih besar dan higienis.

“Sedangkan Dana Pari kami gunakan untuk membeli bahan baku berupa ikan segar, seperti ikan layang, cakalang, tongkol, dan deho. Kami pernah meminjam Rp1 miliar untuk membeli 17 ton ikan dari Bone, Kendari, atau Bitung,” ungkap Muhidi.

Pembelian ikan segar sebanyak 17 ton untuk kebutuhan 1.200 anggota membuat pindang dan bandeng presto. Kemudian pinjaman Rp1 miliar dilunasi bersama dalam waktu 14 hari dengan suku bunga rendah sekitar 0,05%.

“Dana PARI atau Pasar Rakyat Indonesia itu khusus untuk dana-dana talangan yang diberikan kepada buyer atau supplier. Kami juga menyalurkan itu (Dana PARI) kepada UMKM,” kata Saran Nugroho T Ismail, Pemimpin BRI Cabang Cikampek.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
Desa BRILiaN Ketapanrame,...
Desa BRILiaN Ketapanrame, Bukti Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal Mampu Ciptakan Ekonomi Desa yang Maju dan Berkelanjutan
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BRImo Raih Penghargaan...
BRImo Raih Penghargaan Digital Innovation in Business Transformation di Ajang Digital Innovation Awards 2026
Menebar Kasih di Hari...
Menebar Kasih di Hari Raya Waisak 2026, BRI Salurkan Bantuan 1.000 Paket Sembako bagi Umat Buddha
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Nabung Emas di BRImo...
Nabung Emas di BRImo Kini Otomatis Lewat Fitur Toggle, Modal Mulai Rp10 Ribu!
Jangan Tunggu Sampai...
Jangan Tunggu Sampai Hari H! Ini 5 Persiapan Uang yang Bikin Pensiun Makin Nyaman
Rekomendasi
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Setelah Setahun Vakum,...
Setelah Setahun Vakum, D.O EXO Siap Comeback Solo Agustus 2026
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved