Jalani Fit and Proper Test, Calon Anggota BPK Singgung Soal Temuan Rp18,73 Triliun
Rabu, 31 Mei 2023 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
"Sebanyak 44,8% lebih karena kelemahan sistem pengendalian internal, sebanyak 7.020 masalah," sambung Slamet.
Permasalahan di atas, sebut dia, merupakan governance outcome yang tidak terlepas dari permasalahan governance structure dan governance process yang ada di BPK. Masih belum ada keleluasaan dalam mengelola anggaran SDM, BPK juga dianggap belum independen dari sisi anggaran dan pengelolaan SDM.
"Hal ini memengaruhi kualitas dan kuantitas dari pemeriksaan," kata Slamet.
Dia mengatakan, dukungan teknologi informasi (e-audit) dalam pemeriksaan belum berjalan optimal dan belum terdapat standardisasi data-data unstructured, sehingga kebanyakan proses pengolahan data masih berjalan manual. Kondisi itu berimbas pada integritas data yang digunakan dalam rangka identifikasi risiko dan permasalahan, menganalisa gejala-gejala atau indikasi awal dari root cause permasalahan, penetapan sampling, maupun alokasi waktu pemeriksaan dan waktu SDM.
"Selain itu, dari sisi governance process, proses perencanaan strategis dan operasional belum mempertimbangkan stakeholders, ditambah fungsi pengendalian pemeriksaan dan quality assurance belum optimal. Hal ini karena span of control yang semakin luas dengan SDM yang terbatas," jelasnya.
Permasalahan di atas, sebut dia, merupakan governance outcome yang tidak terlepas dari permasalahan governance structure dan governance process yang ada di BPK. Masih belum ada keleluasaan dalam mengelola anggaran SDM, BPK juga dianggap belum independen dari sisi anggaran dan pengelolaan SDM.
"Hal ini memengaruhi kualitas dan kuantitas dari pemeriksaan," kata Slamet.
Dia mengatakan, dukungan teknologi informasi (e-audit) dalam pemeriksaan belum berjalan optimal dan belum terdapat standardisasi data-data unstructured, sehingga kebanyakan proses pengolahan data masih berjalan manual. Kondisi itu berimbas pada integritas data yang digunakan dalam rangka identifikasi risiko dan permasalahan, menganalisa gejala-gejala atau indikasi awal dari root cause permasalahan, penetapan sampling, maupun alokasi waktu pemeriksaan dan waktu SDM.
"Selain itu, dari sisi governance process, proses perencanaan strategis dan operasional belum mempertimbangkan stakeholders, ditambah fungsi pengendalian pemeriksaan dan quality assurance belum optimal. Hal ini karena span of control yang semakin luas dengan SDM yang terbatas," jelasnya.
Lihat Juga :