Perdana, Indonesia Miliki Pabrik Nikel Sulfat Terbesar di Dunia
Kamis, 01 Juni 2023 - 20:00 WIB
loading...
A
A
A
"Ekspor perdana nikel sulfat rencananya akan dilakukan pada Juni 2023," ujar Tonny melalui siaran pers, Kamis (1/6/2023).
Tonny mengatakan, Harita Nickel konsisten membangun industri pertambangan terintegrasi dari hulu hingga ke hilir di Pulau Obi. Hal itu dimulai dari pertambangan pada 2010 melalui PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Dia mengatakan, Harita Nickel telah menjalankan apa yang menjadi amanat dari pemerintah akan semangat hilirisasi.
Sejak 2015, Harita Nickel telah melakukan hilirisasi melalui pengolahan nikel kadar tinggi (saprolit) melalui PT Megah Surya Pertiwi dengan empat jalur produksi feronikel.
"Di tahun 2018 kami mulai membangun hilirisasi pengolahan nikel kadar rendah limonit yang selama ini diperlakukan sebagai batuan sisa Mixed Hydroide Precipitate," kata Tonny.
Industri hilirisasi tersebut resmi beroperasi pada Juni 2021 melalui afiliasi PT Halmahera Persada Lygend. Selanjutnya anak usaha Harita Nickel lainnya, yakni PT Halmahera Jaya Feronikel telah menyelesaikan pembangunan smelter feronikel dengan 8 jalur produksi pada semester I 2023.
Tonny mengatakan, Harita Nickel konsisten membangun industri pertambangan terintegrasi dari hulu hingga ke hilir di Pulau Obi. Hal itu dimulai dari pertambangan pada 2010 melalui PT Trimegah Bangun Persada Tbk. Dia mengatakan, Harita Nickel telah menjalankan apa yang menjadi amanat dari pemerintah akan semangat hilirisasi.
Sejak 2015, Harita Nickel telah melakukan hilirisasi melalui pengolahan nikel kadar tinggi (saprolit) melalui PT Megah Surya Pertiwi dengan empat jalur produksi feronikel.
"Di tahun 2018 kami mulai membangun hilirisasi pengolahan nikel kadar rendah limonit yang selama ini diperlakukan sebagai batuan sisa Mixed Hydroide Precipitate," kata Tonny.
Industri hilirisasi tersebut resmi beroperasi pada Juni 2021 melalui afiliasi PT Halmahera Persada Lygend. Selanjutnya anak usaha Harita Nickel lainnya, yakni PT Halmahera Jaya Feronikel telah menyelesaikan pembangunan smelter feronikel dengan 8 jalur produksi pada semester I 2023.
Lihat Juga :