Semen Indonesia Pertahankan Kinerja Positif Tiga Tahun Terakhir
Kamis, 01 Juni 2023 - 23:04 WIB
loading...
A
A
A
Perhitungan kinerja keuangan dilakukan berdasarkan beberapa indikator seperti pertumbuhan kinerja dan rasio kinerja. Untuk pertumbuhan kinerja, variabel yang diukur adalah laba bersih, total aset, ekuitas, pendapatan, serta kas dan setara kas. Kinerja tersebut dilihat dari laporan keuangan perusahaan periode kuartal III 2022 dan kuartal III 2021.
Baca Juga: Bengkak 662%, Jungleland Catat Kerugian Rp758,19 Miliar di 2022
Sementara, untuk rasio kinerja terdiri dari net income terhadap liabilitas, kas dan setara kas terhadap liabilitas lancar, net income terhadap revenue, net income terhadap ekuitas (ROE) dan operating cash flow terhadap revenue. Kinerja tersebut juga dinilai dari laporan keuangan perusahaan publikasi periode kuartal IV 2022, kuartal IV 2021, dan kuartal IV 2020.
Sementara, seleksi kualitatif antara lain mempertimbangkan emiten yang sudah melantai di bursa minimal tiga tahun, sustainability report, manajemen risiko, kondisi industri pada masing-masing sektor atau subsektor, kompetisi, pemberitaan, aksi korporasi, inovasi, serta berbagai kriteria lain.
Baca Juga: Bengkak 662%, Jungleland Catat Kerugian Rp758,19 Miliar di 2022
Sementara, untuk rasio kinerja terdiri dari net income terhadap liabilitas, kas dan setara kas terhadap liabilitas lancar, net income terhadap revenue, net income terhadap ekuitas (ROE) dan operating cash flow terhadap revenue. Kinerja tersebut juga dinilai dari laporan keuangan perusahaan publikasi periode kuartal IV 2022, kuartal IV 2021, dan kuartal IV 2020.
Sementara, seleksi kualitatif antara lain mempertimbangkan emiten yang sudah melantai di bursa minimal tiga tahun, sustainability report, manajemen risiko, kondisi industri pada masing-masing sektor atau subsektor, kompetisi, pemberitaan, aksi korporasi, inovasi, serta berbagai kriteria lain.
(nng)
Lihat Juga :