Bengkak 662%, Jungleland Catat Kerugian Rp758,19 Miliar di 2022
Senin, 27 Maret 2023 - 13:44 WIB
loading...
Seorang anak sedang bermain Boom Boom Car di Jungleland, Sentul, Bogor, Jawa Barat. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Emiten pemilik taman wisata Jungleland PT Graha Andrasentra Propertindo Tbk (JGLE) mencetak rugi bersih senilai Rp758,19 miliar sepanjang tahun lalu. Realisasi tersebut membengkak 662% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan 2021 yang mencetak rugi Rp99,28 miliar.
Kondisi ini terjadi di tengah peningkatan pendapatan JGLE sebesar 121,24% yoy mencapai Rp191,99 miliar, dari tahun 2021 sebessar Rp86,78 miliar. Penyebabnya adalah karena perseroan harus menanggung kerugian terhadap hilangnya pengendalian atas entitas anak, PT Jungleland Asia (JLA) sebesar Rp641,66 miliar. Adapun JLA kini dikendalikan oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE).
Baca Juga: Jungleland Masih Cetak Rugi Rp36,05 Miliar di Semester I 2022
JGLE juga harus menanggung kerugian atas pembongkaran bangunan senilai Rp35,88 miliar, disusul kenaikan rugi atas pembatalan penjualan sebesar Rp25,56 miliar. Pemasukan hotel dan kondotel, terutama Aston Bogor Hotel and Resort masih menjadi tulang punggung JGLE senilai total Rp95,42 miliar.
Sedangkan pengelolaan taman rekreasi The Jungle (The Jungle Waterpark, hingga Jungleland Adventure Theme Park) berkontribusi sebesar Rp58,47 miliar. Adapun JGLE juga mencetak kenaikan penjualan kavling tanah total mencapai Rp36,92 miliar, sebagaimana tersaji di laporan keuangan JGLE, dikutip Senin (27/3/2023).
Kondisi ini terjadi di tengah peningkatan pendapatan JGLE sebesar 121,24% yoy mencapai Rp191,99 miliar, dari tahun 2021 sebessar Rp86,78 miliar. Penyebabnya adalah karena perseroan harus menanggung kerugian terhadap hilangnya pengendalian atas entitas anak, PT Jungleland Asia (JLA) sebesar Rp641,66 miliar. Adapun JLA kini dikendalikan oleh PT Adiprotek Envirodunia (AE).
Baca Juga: Jungleland Masih Cetak Rugi Rp36,05 Miliar di Semester I 2022
JGLE juga harus menanggung kerugian atas pembongkaran bangunan senilai Rp35,88 miliar, disusul kenaikan rugi atas pembatalan penjualan sebesar Rp25,56 miliar. Pemasukan hotel dan kondotel, terutama Aston Bogor Hotel and Resort masih menjadi tulang punggung JGLE senilai total Rp95,42 miliar.
Sedangkan pengelolaan taman rekreasi The Jungle (The Jungle Waterpark, hingga Jungleland Adventure Theme Park) berkontribusi sebesar Rp58,47 miliar. Adapun JGLE juga mencetak kenaikan penjualan kavling tanah total mencapai Rp36,92 miliar, sebagaimana tersaji di laporan keuangan JGLE, dikutip Senin (27/3/2023).
Lihat Juga :